Gema Mitra – Tasela

Packa bencana alam yang terjadi di Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu, dalam kurun waktu kurang lebih 11 bulan lamanya, tepatnya pada tanggal 06 Nopember 2018 menyisakan beberpa bangunan atau jalan yang rusak.

Seperti halnya jalan amblas sepanjang 50 meter yang terletak di Kampung Wangun Desa Bojongsari Kecamatan Culamega, yang hingga sekarang luput perhatian dari Pemkab Tasikmalaya.

Jalan amblas tersebut semakin meresahkan ketika banyak pengendara roda dua yang celaka. Berdasarkan informasi keprihatinan terhadap jalan yang amblas tersebut, membuat para pemuda dari Kedusunan Culamega Desa Bojongsari geram. Pasalnya pihak Pemerintah tak kunjung juga mendengar aspirasi dari warga masyarakat.

Seperti dikatakan Usep Buho salah seorang pemuda Kedusunan Culamega yang juga anggota Pemuda Panca Marga (PPM) Ranting Culamega, bahwa kami berinisiatif mengadakan gotongroyong untuk perbaikan jalan yang amblas tersebut.

Menurutnya, tujuan dari perbaikan jalan amblas ini untuk mengurangi kecelakaan para pengguna jalan, karena sudah sering terjadi kecelakaan terutama para pengendara motor yang kerap jatuh di sini. “Jangan sampai ada korban yang lebih parah lagi, kita harus segera memperbaikinya walaupun dengan material seadanya,” ungkap Usep.

Sementara Hanafi Mursidin Pjs Kades Bojongsari mengatakan, pihaknya berharap agar adanya perhatian dari Pemerintah, dalam hal ini Dinas Bina Marga dan Perumahan Rakyat Kabupaten Tasikmalaya untuk segera memperbaikinya.

“Karena pengadaan perbaikan ini sipatnya sementara, bahan material yang dibutuhkan dalam perbaikan jalan ini berupa semen, pasir dan batu didapatkan hasil donasi sumbangan dari para pemilik mobil di Culamega maupun dari para pengguna jalan yang kebetulan lewat,” pungkasnya. (yuda/dr4)