Jumat, Juni 25, 2021
Beranda Sosbud Sosok Ditengah Para Kreator

Ditengah Para Kreator

Putih, ganteng, kalem, cara bertutur kata yang sopan, hobi trill yang laki banget, dan fikirannya selalu “nakal” dengan kreativitasnya.

Modal fisik, fikir, dan hati yang baik telah mengantarkannya sebagai guru desa yang mendapatkan penghargaan nasional, juara 1 inobel tingkat nasional tahun 2016, finalis Olimpiade Guru Nasional, dan segudang prestasi lainnya. Mantap betul pastinya.

Semua itu tidak menjadikannya sombong ataupun keras kepala. Penulis merasakan betul itu, berbagi ilmu dan pengalaman darinya sungguh menjadi sebuah pengalaman dan pembelajaran yang tidak bisa dilupakan.

Ya, dia adalah Bapak Tri Agus Cahyono, M.Pd. Guru muda yang berasal dari pacintan namun bekerja di salah satu SDN di Yogyakarta tepatnya di Gunung Kidul.

Sama halnya seperti Bapak Agus, bapak yang satu ini sungguh unik, seru, kreatif dalam menjali kehidupannya.

Bagaimana tidak, beliau adalah seorang guru yang sangat sopan asli dari Garut, lahir dilampung, tinggal dilampung di dua lokasi berbeda, yaitu Lampung Barat dan pesisir pantai Lampung, istri orang Karawang, menguasai lima bahasa daerah, guru sekaligus juga petani kopi.

Sangat seru dan unik untuk mengetahui sedikit auto biografinya. Pertanyaan ringan sembari ngobrol bareng selepas menunaikan kerjapun mengalir pelan menyesuaikan suasana irama yang penuh balutan lelah.

Monohok adanya, ketika bercerita dengan fasihnya sepenggal auto biografinya. Apalagi saat tahu bahwa profesinya selain guru, juga sebagai petani, dan robusta kopi dengan menggunakan berbagai bahasa daerah yang berbeda-beda.

Sebuah keberkahan dan keberuntungan bagi penulis karena telah dipertemukaan, berkenalan dan bercengkrama dengan para kreator yang sangat menginspirasi dalam hidup terutama pada saat ini ketika sedang melaksanakan tugas negara.

Semoga terus berkreatifitas tinggi untuk anak bangsa, kita, dan negeri tercinta. Selamat bertemu di lain kesempatan.

Semoga***

Kereta Api Yogyakarta-Tasikmalaya
15 Februari 2020
13.01 waktu setempat

Iboed

gemamitrahttps://gemamitra.com
Portal media online gemamitra.com merupakan kepanjangan dari Majalah Gema Mitra yang ada di bawah naungan PT Gema Mitra Abatasa. Sarana informasi yang mengupas pemberitaan secara lugas, tegas dan berimbang serta menjunjung tinggi hati nurani.
RELATED ARTICLES

Mengenang Tokoh Inspiratif Himpaudi, PAUD Terpadu Bunda Tami Gelar Baksos

Gemamitra.com – Kab. Tasikmalaya   Dalam rangka mengenang Almarhum Iman Nurdin yang ke-6, Tokoh Pendiri Himpaudi sekaligus Ketua PD Himpaudi Kabupaten Tasikmalaya selama dua perode...

Putus Mata Rantai Virus Corona, H. Aslim: Gerindra Terjun Langsung ke Masyarakat

Gemamitra.com - Kota TasikmalayaBanyak pengguna media sosial yang mempertanyakan, kemana para dewan saat ini, saat rakyat tengah dibelit kesusahan dan ketakutan akibat bencana wabah...

Dianggap “Pangedulan” Cangklong Karya Warga Tasikmalaya Ini Menembus Pasar Dunia

Gema Mitra – Kab. Tasikmalaya Cangklong atau padud layaknya pusaka, tak hanya sekedar sebuah alat untuk menikmati tembakau. Namun tampilannya harus memukau siapapun yang memandangnya. Hingga...

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Situ Gede, Kisah Cinta Segitiga

Masyarakat, pemerintah kota juga provinsinya Oleh: Orockkappas (OK) “Kesehatan situ gede semakin memburuk luka prabudilaya semakin akut sedangkan Kota Tasikmalaya krisis obat juga perawat sehingga...

Dinas PUTRPRKD Pangandaran Kebakaran, Tiga Unit Pemadam Diturunkan

Pangandaran.gemamitra.com | Sebuah bangunan yang digunakan sebagai Kantor Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Dan Kawasan Pemukiman (PUTRPRKP) mengalami kebakaran pada Minggu sore (29/6/2021),...

Geliat Wanita Tani Masyarakat Cikalong Pangandaran

Pangandaran.gemamitra.com | Kelompok wanita tani (KWT) mawar putih dusun Citembong desa Cikalong kecamatan Sidamulih kabupaten Pangandaran sejak berdiri tahun 2008, terus menunjukan eksistensinya hingga...

Situ Gede Oh Situ Gede Riwayatmu Kini

Oleh: Tatang Pahat Ada dahulu ada sekarang. Bila tak ada dahulu tak akan ada sekarang. Karena ada masa silam maka ada masa kini. Bila tak...