Komisi I DPRD Gelar Raker, Bahas Permasalahan ASN di Kota Tasik

Kota Tasikmalaya – GM | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tasikmalaya komisi 1 menggelar rapat kerja bersama Sekda kota Tasikmalaya, Asda, Kepala BKPSDM dan Dinas Insfektorat mengenai evaluasi kepegawaian di Ruang Rapat 1 DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (24/03/2023)

Sekretaris Daerah kota Tasikmalaya Drs Ivan Dicksan sesaat di temui awak media seusai Raker bersama komisi I mengatakan bahwa komissi I dengan mempertanyakan beberapa hal mengenai kepegawaian yang akan di proses sesuai dengan Undang-undang yang berlaku.

Read More

“Kita harus objektif dan kita akan bahas semua termasuk koordinasi Dinas BKPSDM dengan pihak Polres dan kita harus proporsional dengan aturannya,” ucap Ivan.

Ivan menyebut bahwa saat ini pihaknya tengah mengumpulkan bahan bahan guna memperjelas semua yang menjadi bahasan karena belum semua di bahas.

Di tempat terpisah Sekretaris Komisi I DPRD kota Tasikmalaya Anang Safaat S.Sos., menjelaskan mengenai bahasan Raker yaitu ada tiga poin.

“Dan Raker ini adalah mencari solusi terbaik dan lebih ke arah pemerintahan Kota Tasikmalaya bukan ke arah personil,” ujarnya.

Menurutnya, Raker ini lebih membahas kepada pembinaan dan solusi kedepan serta berharap hal-hal yang sudah terjadi tidak akan terjadi lagi tiga poin tersebut diantaranya adalah tentang audensi tempo hari yang disampaikan tentang sakitnya kepala dishub.

“Dan tentang kasus AA, kemudian Sekda tengah melakukan tahapan tahapan proses dan sedang di cari solusinya,” ucapnya lagi.

Anang berharap semoga dalam waktu dekat ini Kepala Dishub ada solusi yaitu dengan MPP bisa dilaukan Plt atau mutasi dan diganti, “Tetapi tidak bisa karena menurut aturan minimal setahun sisa jabatan,” imbuhnya.

Kemudian mengenai AA lanjut Anang, yang saat ini sedang rehabilitasi semoga tak terjadi lagi kedepannya. “Jangan kemana-mana bahwa ini bukan politik, melainkan murni kejadian musibah yang saat ini menimpa ASN,” imbuhnya.

Saran dari DPRD harus mengalokasikan anggaran tes urine seluruh ASN dengan semua dilakukan setahun dua kali atau tiap tahun kepada insatnsi jelas berdampak baik untuk ASN.

“Mengenai Dishub, DPRD meminta secepatnya tidak beralarut-larut karena anggaran 2023 akan mulai, semoga Kadishub cepat sembuh,” pungkasnya. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *