Gemamitra.com – Kota Tasikmalaya

Bertempat di ruang rapat paripurna, Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) bersama Camat dan Lurah se-Kota Tasikmalaya terkait Anggaran operasional Covid-19 yang disalurkan ke tiap Kecamatan dan Kelurahan, Selasa, 16/6/2020.

H. Dayat Mustopa Ketua Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya mengatakan bahwa dirinya dan Komisi I akan semaksimal mungkin memperjuangkan apa yang menjadi keinginan para Camat dan Lurah.

“Saya akan semaksimal mungkin memperjuangkan apa yang menjadi keinginan mereka, karena saya paham tugas mereka itu cukup berat dan tidak mengenal waktu mereka sebagai Camat dan Lurah, apalagi dengan adanya musibah Covid-19 ini,” ucap Dayat.

Adapun terkait anggaran operasional untuk Gugus Tugas di tingkat Kelurahan sebesar 5 Juta Rupiah per Kelurahan, sementara anggaran operasional di tingkat Kecamatan sebesar 15 Juta Rupiah per Kecamatan, menurutnya itu wajar bahkan angka tersebut masih terlalu jauh.

“5 juta rupiah itu adalah anggaran Gugus Tugas per Kelurahan, sementara 15 juta rupiah itu adalah untuk Gugus Tugas per Kecamatan, ya itu kalau cukup saya kira masih terlalu jauh tapi yang namanya aparat kan harus dicukup-cukupkan, karena, sesuai dengan kemampuan Pemerintah Daerah.” pungkasnya.

Salah satu Camat yang menghadiri rapat bersama Dewan Komisi I, Rahman Camat Kec. Cibeureum menginginkan agar data Bantuan Sosial (Bansos) yang belum cair segera direalisasikan. Pasalnya, masih banyak yang belum menerima bantuan.

“Di tingkat Kota baru 11ribu KK yang targetnya seharusnya 51ribu KK. Termasuk di Kec. Cibeureum, dari 12.400 KK yang diusulkan, baru sekitar 6.200 KK dan sisanya 6 ribu KK lagi yang belum menerima,” ujarnya.

Rahman menuturkan, dari pihak Kecamatan dan Kelurahan, menginginkan supaya data Bansos yang belum cair terutama dari Kemensos segera bisa diserap oleh masyarakat. Karena menurutnya masyarakat yang terdampak sudah terlalu lama menunggu.

“Kita kan terus terang bahwa masalah anggaran Covid-19 ini sebetulnya masih jauh dari harapan, karena tidak hanya untuk Gugus Tugas di Kelurahan saja, tapi di tingkat ke-RWan dan ke-RTan juga sebetulnya lebih penting karena mereka sendiri merupakan garda terdepan dalam rangka penanganan Covid-19 ini. Mudah-mudahan akan ada penambahan anggaran usulan dari DPRD Kota Tasikmalaya.” Tutup Rahman. (Tatang RA/M. Rizky Arbianto)***