Gema Mitra – Kab. Tasik

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa Indonesia mulai memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan. BMKG mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.

Seperti halnya di Perumahan Cikunir Kencana Raya Desa Cikadongdong Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Senin pagi 5/11/2018 salah satu rumah type 30 dan 36 nyaris hancur akibat terbawa longsor akibat benteng setinggi 10 meter batas perumahan dengan kali Cikunir tidak kuat menahan beban.

Keretakan tanah akibat longsor tersebut menjalar ke rumah sebelahnya dan mengancam keselamatan penghuninya. “Kalau hal ini terus dibiarkan dengan intensitas hujan pada saat ini yang tidak menentu dikhawatirkan dinding tersebut akan hancur total”, ungkap Irma (35) salah seorang penghuni rumah di area tersebut.

Irma menjelaskan, ia mendengar suara gemuruh begitu besar pada Senin pagi sekira pukul 05.00 WIB. Takut dengan keadaan tersebut, ia dan pemilik rumah lainnya langsung berhamburan menuju tempat aman untuk menghindari longsoran tanah.

”Awalnya sih pada hari Jumat sore hujan sangat lebat sekali. Mungkin air tersebut mengikis benteng yang pada akhirnya ambrol”, terang Irma.

Hal tersebut langsung mendapat tanggapan dari pihak Desa Cikadongdong dan Kecamatan Singaparna datang bersama BPBD untuk menganalisa kejadian tersebut.

”Setelah kami menerima laporan dari warga, kami langsung mengecek ke lapangan dan memang kondisinya sangat berbahaya untuk ketiga penghuni rumah ini. Saya minta agar mereka segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman”, pungkas Sarip Hidayat Kepala Desa Cikadongdong kepada Gema Mitra dilokasi kejadian, Senin pagi 5/11/2018. (Akoh)