Gema Mitra – Kota Tasikmalaya

Penggerak literasi sekolah kota Tasikmalaya mengadakan lomba presentasi cerita dalam kegiatan lomba, festival dan pameran literasi SD Tahun 2018 dengan tema yang di usung “Membangun Cinta dan Semangat Melalui Literasi”, se-Kota Tasikmalaya yang diselenggarakan di 10 titik selama dua hari yaitu pada tanggal 6-7 Desember 2018. Salah satunya bertempat di SDN Indihiang Kota Tasikmalaya, Jumat 07/12/2018.

Lilis Rosmiati, S.Pd., M.Pd Ketua K3S yang juga selaku Koordinator Kecamatan Indihiang mengatakan, kami selaku koordinator sekaligus motivator untuk menggerakan dan mensuport para guru melalui para Kepala Sekolah, mengajak untuk ikut andil dalam kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memotivasi kepala sekolah dan guru untuk terus mengimplementasikan program literasi di sekolah masing-masing juga sebagai sarana untuk mengevaluasi sejauh mana gerakan literasi sekolah dilaksanakan.

“Alhamdulillah para peserta lomba sangat antusias, semoga dengan diadakannya acara ini, bisa membumikan literasi di sekolah, sehingga budaya literasi bisa tertanam kepada seluruh warga sekolah”, ungkapnya kepada Gema Mitra, seusai acara, Jumat 07/12/2018.

Yeyen Marhaenia, S.Pd Ketua Penggerak Literasi Kota Tasikmalaya mengatakan, kami selaku panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerjasama mensukseskan acara ini.

“Semoga dengan adanya kegiatan literasi ini menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi diantara para pendidik”, harapnya.

Disamping itu, Yeyen menginformasikan, bahwa pada tanggal 11 Desember nanti, akan diadakan final sekaligus pengumuman juara lomba tiap Kecamatan oleh perwakilan juri dari masing-masing Kecamatan, bertempat di Asia Plaza Pukul 8.00 WIB.

Sementara Resha Adi Sucipto salah satu pembimbing dari SDN Mugarsari mengatakan, “kegiatan ini sangat bagus untuk melatih anak, keterampilan berbahasa seperti keterampilan membaca, menyimak, berbicara serta melatih keberanian tampil dihadapkan orang banyak”, ujarnya.

Ema Astri salah satu juri dalam lomba tersebut mengatakan, lomba seperti ini cukup bermanfaat terutama untuk memotivasi supaya anak gemar membaca, membaca yang tidak hanya membaca namun mampu memahami dan mengambil hikmah dari buku yang mereka baca.

Selain itu, lanjut Ema, diharapkan kegiatan ini juga mampu menumbuhkan kebiasaan dalam membentuk generasi berkarakter positif untuk siswa, yang akhirnya siswa memiliki sikap menghargai diri sendiri dan orang lain, memiliki prestasi, dan mampu mensejahterakan diri.

“Kami selaku juri mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana yang sudah memberikan kepercayaan kepada kami untuk mengenal lebih dekat potensi unik secara utuh dari seluruh peserta Sekolah Dasar yang ada dilingkungan kota Tasikmalaya. Mohon maaf atas segala keterbatasan kekurangan dari kami. Dan tentunya kami berharap dalam membumikan literasi di kota Tasikmalaya ini, memang sebuah gerakan yang memahami akan proses dalam membentuk generasi literat pembelajar sepanjang hayat, bukan sekedar program”, pungkasnya. (Kesit/Ibud)