Gema Mitra – Kab. Tasik
Puluhan Ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas atau perkumpulan yang diberi nama PANDU, mengadakan bakti sosial (baksos) berupa sembako kepada para korban banjir dan longsor di Kampung Cibinong Desa Bojongsari Kecamatan Culamega.

Agas selaku koordinator pengungsi mengatakan, bahwa sebagian para pengungsi sudah kembali kerumahnya masing-masing, namun ada sekitar 30 Kepala Keluarga yang masih berada di barak pengungsian. Hal tersebut dikarena situasi rumah mereka belum kondusif untuk ditempati.

“Saat ini kondisi yang kurang memadai yaitu sarana MCK untuk kebutuhan sehari-hari, terlebih curah hujan yang meningkat”, ungkapnya.

Sementara Ketua sekaligus koordinator Pandu, Dian Sri Herdianti mengatakan, dalam rangka misi kemanusiaan dan kecintaan terhadap sesama, kami bersama tim melaksanakan kunjungan, untuk melihat sekaligus memberikan sedikit bantuan bagi para korban bencana alam yang sedang berada di pengungsian.

Hal tersebut bertujuan, selain untuk mengingatkan kita terhadap segala musibah, juga supaya lebih meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Maka sebagai bentuk syukur kita salah satu nya melalui kegiatan baksos ini”, ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Pandu mempunyai arti Pemimpin. Dengan itu kami bertekad ingin menjunjung tinggi soliditas dalam segala bidang, terutama dalam bidang agama dan Sosial. Kami juga berharap para pemimpin yang ada di Indonesia, khususnya Tasikmalaya adalah pemimpin yang amanah.

“Semoga dengan adanya baksos ini, bisa sedikit membantu meringankan beban saudara kita yang membutuhkan. Selian itu, semakin mempererat tali silaturahmi dan menjadi manusia yang bermanfaat lagi bagi sesama”, pungkas Dian kepada Gema Mitra, seusai acara, Selasa 4/12/2018. (Tatang RA)