Secara Massal, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Gelar PAW Anggota Fraksi Partai Gerindra

Kab. Tasikmalaya – GM | DPRD Kabupaten Tasikmalaya sekali lagi melakukan pergantian anggota, kali ini dalam bentuk Pergantian Antar Waktu (PAW) di tubuh Fraksi Partai Gerindra, yang melibatkan tiga anggota sekaligus Pada Kamis 23/22/2023.

Proses pengambilan sumpah atau janji PAW anggota DPRD untuk sisa masa jabatan 2019-2024 dipandu langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi.

Read More

Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang mengalami PAW adalah RD. Eres Ruslil Aeres yang menggantikan Cecep Ruhimat, Iis Dewi Suminar menggantikan Haris Somantri, dan Abdul Wahid yang menggantikan Wida Otiva. Dengan adanya pergantian ini, DPRD Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan PAW sebanyak tujuh kali hingga saat ini.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Tasikmalaya telah mengalami empat kali PAW, di antaranya Jajang Ubaidillah menggantikan Cecep Nurul Yakin, Fahmi Muzaki menggantikan Asep Hussein, Aef Syarifudin menggantikan Lina Marlina, dan Iron Sahroni menggantikan Cecep Nuryakin.

Alasan di balik PAW anggota DPRD ini adalah perpindahan partai, di mana Cecep Ruhimat dan Haris Somantri bergabung dengan Partai NasDem, sementara Wida Otiva bergabung dengan Partai Demokrat. Ketiganya mengundurkan diri dari partai yang membawa mereka masuk sebagai anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2019.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menjelaskan bahwa masih ada satu anggota lagi yang sedang dalam proses PAW, yaitu anggota Fraksi Partai Demokrat bernama Candra. “Belum ada surat keputusan dari Gubernur Jawa Barat. Mungkin dalam waktu dekat,” ujar Asep Sopari.

Terkait pelantikan tiga anggota baru, Asep Sopari menegaskan bahwa tidak akan ada perombakan komposisi di Fraksi Partai Gerindra. Seiring beralihnya Ketua Fraksi ke Yayat Hidayat, ketiga anggota baru secara otomatis menjadi anggota Fraksi tersebut.

“Intinya, Fraksi Partai Gerindra kini sudah lengkap kembali. Tinggal nanti menyangkut penempatan pada Alat Kelengkapan Dewan (AKD), karena setiap anggota wajib menjadi anggota komisi,” tambah Asep Sopari.

Meskipun masa kerja anggota yang baru akan singkat, Asep Sopari tetap berharap agar mereka dapat bekerja secara optimal. Menyadari sifat kolektif kolegial dalam sistem kerja DPRD, Asep Sopari mendorong ketiganya untuk segera beradaptasi dan berkontribusi maksimal.

“Harapan saya adalah mereka dapat menyesuaikan diri dengan cepat terhadap pekerjaan. Di situ kan ada Fraksi, bisa saling membantu dalam hal kinerja,” pungkasnya. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *