Gema Mitra – Kab. Tasik
Banjir bandang yang menimpa wilayah selatan Tasikmalaya mencuri perhatian masyarakat luas. Selain memutuskan jembatan penghubung Tasikmalaya – Garut, banyak sekali rumah yang hanyut dan hancur hingga menelan korban jiwa.

Seperti halnya di Kampung Cikaleer Desa Bojongsari Kecamatan Culamega yang saat ini kondisinya memprihatinkan. Selain itu, Kampung yang terletak dipedalaman tersebut nyaris tak tersentuh bantuan dikarenakan akses menuju jalan putus total tertutup longsoran tanah.

Beruntung Tim Singaparna Jeep Ciwulan (SJC) yang beranggotakan 10 orang dengan kendaraan offroadnya berhasil menembus kampung tersebut walau harus berjuang dengan lumpur dan licinnya tanah. SJC berhasil memberikan bantuan berupa makanan untuk mereka.

“Secara mendadak saya dan rekan-rekan berinisiatif untuk memberikan bantuan pada saudara-saudara kita yang terkena musibah. Karena saya yakin daerah itu pasti belum terjamah oleh bantuan karena sangat sulitnya untuk di jangkau oleh kendaraan biasa, dan alhamdullilah saya beserta Tim bisa sampai disana”, jelas ketua SJC Cahya Gandara.

Lebih lanjut dikatakan, kami juga berencana kalau ada rejeki dan panjang umur akan balik lagi kesana untuk membantu mereka. Meski bantuan alakadarnya, jauh dari cukup, tapi kami memberinya dengan rasa ikhlas dan semoga bermanfaat bagi masyarakat disana.

Sementara itu Engkos (50) salah seorang warga yang mendapatkan bantun mengaku senang dan bersyukur. Berkat perjuangan Tim SJC dalam menyalurkan bantuan melewati medan jalan yang rusak, kami warga disini sangat terbantu sekali.

“Saya hanya bisa
mengucapkan banyak terima kasih pada semua Tim SJC yang telah membantu kami semua disini. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan menjadi ladang ibadah dan mendapat balasan dari Allah SWT”, ungkapnya. (Akoh)