Tasikmalaya – Gemamitra.com | Suasana meriah tampak di halaman SDN 1 Picung Remuk, Kecamatan Kawalu, saat digelarnya Gebyar Lomba tingkat Sekolah Dasar. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang SD Indra Risdianto, S.T., perwakilan IGORNAS, K3S, para kepala sekolah, serta pengawas di lingkungan Kecamatan Kawalu, Senin, 13 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) SD 2026, sebuah ajang talenta seni dan sastra tingkat nasional yang bertujuan mengembangkan potensi serta bakat siswa SD/sederajat. Sekitar 330 siswa dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Kawalu turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kepala Bidang SD, Indra Risdianto, S.T., dalam keterangannya kepada awak media menyampaikan bahwa ajang lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana mempererat silaturahmi antar siswa. Ia juga mengingatkan peserta untuk menjadikan lomba sebagai wadah menemukan jati diri serta meningkatkan prestasi.
“Jadikan ajang ini sebagai sarana pertemuan dan silaturahmi. Bagi yang menang, jangan sampai menjadi sombong. Ini adalah langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi. Sementara bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, tetapi jadikan sebagai pengalaman dan pembelajaran untuk ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran juri agar bersikap adil dan objektif dalam penilaian, sehingga menghasilkan juara yang benar-benar berkualitas dan mampu bersaing hingga tingkat nasional. Selain itu, ia berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter siswa yang kompetitif, tidak mudah menyerah, serta menjunjung tinggi sportivitas.
Sementara itu, Ketua Panitia, Darmawan, menjelaskan bahwa kegiatan lomba tahun ini mengusung tema “Menggali Potensi, Mewujudkan Prestasi”. Menurutnya, kegiatan ini menjadi upaya untuk mendeteksi dan memfasilitasi potensi siswa sejak dini agar dapat berkembang menjadi prestasi yang membanggakan.
“Tujuan utama lomba ini adalah mengembangkan potensi, mengasah bakat, serta membangun karakter peserta melalui kompetisi yang sehat. Selain itu, juga untuk meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, sportivitas, serta mempererat persaudaraan,” jelasnya.
Darwan, S.Sn., S.Pd, menambahkan, terdapat empat kategori utama dalam gebyar lomba ini, yaitu FLS3N, FTBI, Pentas PAI, dan O2SN. Khusus pada hari pembukaan, Senin (13/4/2026), tengah berlangsung perlombaan FLS3N yang melombakan tujuh cabang, di antaranya pantomim, seni tari, gambar bercerita, kriya, menulis cerita pendek, dan dongeng.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 lalu, Kecamatan Kawalu telah menorehkan prestasi hingga tingkat nasional pada cabang O2SN yang diwakili oleh SDN Kersanagara. Sementara pada ajang FLS3N, berhasil meraih juara kedua tingkat Provinsi Jawa Barat untuk cabang seni tari.
“Kami berharap ke depan ada peningkatan yang signifikan. Semoga Kecamatan Kawalu terus unggul dan menjadi yang terdepan dalam berbagai bidang,” pungkasnya. (Asep M)**


















