Puncak HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 Warnai Kebersamaan Guru Cihideung

Kota Tasikmalaya – Gemamitra.com | PGRI Cabang Cihideung Kota Tasikmalaya menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 melalui kegiatan gerak jalan sehat pada Senin (24/11/2025).

Acara yang berlangsung meriah di halaman SMP Negeri 8 Kota Tasikmalaya ini diikuti oleh sembilan ranting PGRI dari jenjang PAUD hingga SMA, serta melibatkan siswa tingkat SD dan SMP.

Bacaan Lainnya
Ketua PGRI Kota Tasikmalaya H. Cecep Susilawan, S.Pd., MM, saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara puncak HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 Cabang Cihideung. Senin (24/11/2025).
Ketua PGRI Kota Tasikmalaya H. Cecep Susilawan, S.Pd., MM, saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara puncak HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 Cabang Cihideung. Senin (24/11/2025).

Kegiatan puncak dibuka secara resmi oleh Ketua PGRI Kota Tasikmalaya, H. Cecep Susilawan, S.Pd., MM., didampingi Wakil Ketua I Dody Jaenudin, S.Pd., Kapolsek Cihideung, perwakilan kecamatan, para kepala sekolah, dan seluruh guru di wilayah Kecamatan Cihideung.

Sejak pagi, ratusan peserta berkumpul dan memulai rute dari SMPN 8 menuju Jalan Cipicung, berlanjut ke kawasan Cibaregbeg, kemudian melalui Jalan HZ Mustofa, Terusan BCA–Paseh, berakhir di Jalan Penuntutan, dan kembali lagi ke SMPN 8 sebagai titik finis.

Panitia menyediakan berbagai hadiah, mulai dari sepeda listrik, mesin cuci, kipas angin, hingga puluhan doorprize lainnya. Hadiah utama berupa motor listrik diraih oleh Fira Agustina Rauufu dari SDN Gunung Koneng.

Beruntung! Fira Agustina Rauufu dari SDN Gunung Koneng membawa pulang hadiah utama motor listrik. Senin (24/11/2025).
Beruntung! Fira Agustina Rauufu dari SDN Gunung Koneng membawa pulang hadiah utama motor listrik. Senin (24/11/2025).

Ketua PGRI Kota Tasikmalaya, H. Cecep Susilawan, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan oleh PGRI Cabang Cihideung. Menurutnya, momentum ini menjadi ajang kolaborasi lintas jenjang pendidikan, memperkuat semangat kebersamaan, serta konsolidasi PGRI dalam menghadapi berbagai isu pendidikan.

“PGRI harus terus memberi manfaat bagi anggotanya. Para guru di Kota Tasikmalaya juga patut berbangga karena dalam berbagai event kompetisi, mereka selalu meraih prestasi hingga tingkat provinsi dan nasional. Semoga semangat ini terus berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua PGRI Cabang Cihideung Ketua PGRI Cabang Cihideung, Utep Tutang Sutama, S.Pd., saat menyampaikan arahannya pada kegiatan puncak HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025. Senin (24/11/2025).
Ketua PGRI Cabang Cihideung Ketua PGRI Cabang Cihideung, Utep Tutang Sutama, S.Pd., saat menyampaikan arahannya pada kegiatan puncak HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025. Senin (24/11/2025).

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Cihideung, Utep Tutang Sutama, S.Pd., menjelaskan bahwa gerak jalan sehat menjadi penutup rangkaian kegiatan setelah sebelumnya digelar lomba bola voli pada 19–20 November 2025.

“Meskipun cabang lomba tidak banyak, namun dengan gerak jalan sehat ini seluruh rangkaian ditutup dengan meriah,” terangnya.

Utep menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh peserta serta para guru se-Kecamatan Cihideung. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga mampu memperkuat silaturahmi, kekompakan, dan solidaritas sesama anggota PGRI.

Ia menegaskan bahwa usia 80 tahun PGRI merupakan usia yang matang dan penuh sejarah perjuangan guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Di pundak Bapak/Ibu guru terletak tanggung jawab besar untuk membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai luhur, dan menyiapkan generasi emas,” tegasnya.

Rengrengan panitia berfoto bersama seusai pelaksanaan kegiatan, menunjukkan kekompakan dan kerja sama yang mengantarkan acara berjalan sukses. Senin (24/11/2025).
Rengrengan panitia berfoto bersama seusai pelaksanaan kegiatan, menunjukkan kekompakan dan kerja sama yang mengantarkan acara berjalan sukses. Senin (24/11/2025).

Gerak jalan sehat juga disebut sebagai simbol perjalanan panjang dunia pendidikan yang sarat tantangan, namun harus ditempuh dengan semangat, kebersamaan, dan keikhlasan.

Dalam kesempatan itu, Utep menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi guru di era digital dan tantangan global.

“Guru tidak boleh berhenti belajar dan harus terus berinovasi. HGN 2025 menjadi momentum refleksi agar kita tidak hanya mengajar, tetapi juga menginspirasi dan membuka wawasan siswa,” ujarnya.

Ia berharap ekosistem pendidikan di Kota Tasikmalaya semakin kuat melalui kolaborasi harmonis antara guru, orang tua, sekolah, dan pemerintah.

Sementara itu, bagi siswa yang tidak mengikuti kegiatan gerak jalan, sekolah menerapkan pembelajaran asinkron, yaitu belajar mandiri tanpa interaksi langsung pada waktu yang sama. Materi akan dibahas kembali pada hari berikutnya. (Pakesit)***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *