Tasikmalaya – Gemamitra.com | Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik puluhan pejabat di lingkungan pemerintahan, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Balekota Tasikmalaya itu mencakup pelantikan 30 kepala sekolah, tiga pejabat administrator dan pengawas, serta dua analis yang resmi diambil sumpah/janji jabatannya.
Pelantikan tersebut dihadiri unsur DPRD Kota Tasikmalaya, Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan, sebagai bentuk dukungan bersama dalam memperkuat kinerja pemerintahan daerah.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi.
Menurutnya, kepala sekolah memegang peran strategis dalam membentuk kualitas generasi masa depan. Pendidikan, kata dia, menjadi kunci penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kepala sekolah berada di garis terdepan dalam mencetak generasi unggul. Pendidikan adalah jalan penting untuk memutus rantai kemiskinan,” ujarnya.
Viman juga menekankan bahwa seluruh pejabat yang dilantik telah melalui proses seleksi berbasis kinerja. Ia mengingatkan agar tata kelola kepegawaian tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Selain itu, ia mendorong penerapan nilai-nilai BerAKHLAK dalam birokrasi, guna mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
“Kita ini pelayan masyarakat. Maka, kerja kita harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu kepala sekolah yang dilantik, Hj. Nurmalayanti, S.Pd., mengaku bersyukur atas amanah yang diberikan. Ia kini dipercaya memimpin SDN Sukamenak Indah, Kecamatan Purbaratu, setelah sebelumnya bertugas sebagai guru di SDN 2 Siluman, Kecamatan Cibeureum.
“Alhamdulillah, amanah ini semoga membawa kemaslahatan dan bisa memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelantikan kepala sekolah bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam membentuk generasi masa depan. Menurutnya, kepemimpinan yang bijak, visioner, dan penuh keteladanan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas dan berkarakter. (Pakesit)***


















