Tasikmalaya – Gemamitra.com | Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapalitbang) menggelar Pelatihan Tata Kelola Kelembagaan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) dan Pokja Kelurahan Sehat, Senin–Selasa (15–16 September 2025). Kegiatan berlangsung di ruang Bapalitbang dan diikuti sebanyak 168 peserta dari seluruh kecamatan se-Kota Tasikmalaya.
Pelatihan ini dihadiri oleh Ketua Harian Kota Sehat H. Undang, Ketua Umum dr. Elvira Kamarow Putri, Kabid Bapalitbang, serta perwakilan Dinas Kesehatan dan Kesra Kota Tasikmalaya.
Ketua Panitia Pelaksana, Deni Sonjaya, menjelaskan bahwa tujuan pelatihan ini adalah agar pengurus FKKS dan Pokja memahami tugas dan fungsi kelembagaan, serta mampu menerapkan tata kelola organisasi secara baik. Menurutnya, pemahaman tata kelola kelembagaan menjadi pintu masuk penting untuk keterlibatan dalam penilaian Kota Sehat.
“FKKS dan Pokja adalah wadah partisipasi masyarakat dan pemerintah yang beranggotakan unsur masyarakat, swasta, akademisi, dan media. Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat peran mereka dalam mendorong Kota Tasikmalaya menjadi kota yang sehat, aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Deni.
Dalam pemaparannya, forum kota sehat memiliki fungsi strategis, antara lain:
• Wadah aspirasi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota sehat.
• Koordinasi program, yakni merumuskan dan mengarahkan kegiatan yang mendukung lingkungan hidup sehat.
• Sinergi multi-sektor dengan membangun kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, swasta, dan akademisi.
• Mobilisasi sumber daya untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.
• Fokus pada kesejahteraan komprehensif, mencakup aspek fisik, sosial, ekonomi, mental, hingga lingkungan.
Aspek yang ditekankan melalui forum ini meliputi terciptanya kondisi kota yang bersih, aman, dan nyaman, serta keterlibatan aktif masyarakat. Kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat diyakini menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup warga Tasikmalaya. (Asep M)***


















