KUA Bungursari Dukung Penguatan Fungsi Masjid melalui BKM

Tasikmalaya – Gemamitra.com | Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan bertajuk Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) dengan tema “Menguatkan Akar, Menumbuhkan Harapan BKM untuk Kesejahteraan Umat”, Rabu (30/7/2025) di Hotel Grand Metro, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB dan diikuti oleh para ketua dan sekretaris BKM dari seluruh kecamatan di Kota Tasikmalaya.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kankemenag Kota Tasikmalaya, Dr. H. Agus Bukhori, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya revitalisasi fungsi masjid. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual semata, tetapi juga harus berperan sebagai pusat peradaban umat, termasuk dalam penguatan kedaulatan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. “Pengurus BKM, baik di tingkat kecamatan maupun kota, diharapkan bisa menjadi teladan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan umat,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dua narasumber terkemuka. Pemateri pertama, H. Wahyu, S.Ag., selaku Kasi Bimas Islam Kankemenag Kota Tasikmalaya, menyampaikan materi mengenai sejarah panjang pembentukan dan perkembangan BKM. Ia menjelaskan bahwa cikal bakal BKM berawal dari keberadaan Kas Masjid atau Beheerscommissie pada tahun 1893 di Jawa dan Madura. Kemudian, lahir Pengurus Kas Masjid (PKM) pada tahun 1952, yang berkembang menjadi Yayasan Kas Masjid Pusat (1954), lalu berubah menjadi Bakemas (1964), dan akhirnya menjadi BKM (1970). Pada tahun 2022, dilakukan revitalisasi kembali dan pembentukan Pengurus BKM Pusat periode 2022–2026.

Jafar (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tamansari), Dr. H. Ohan Burhan, M.Pd. (Kasi Urais Kanwil Kemenag Jawa Barat), Ihsan Farhanuddin (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bungursari), dan Ecep Paridudin (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mangkubumi) berfoto bersama usai kegiatan Revitalisasi BKM di Hotel Grand Metro, Rabu (30/7/2025).
Jafar (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tamansari), Dr. H. Ohan Burhan, M.Pd. (Kasi Urais Kanwil Kemenag Jawa Barat), Ihsan Farhanuddin (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bungursari), dan Ecep Paridudin (Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Mangkubumi) berfoto bersama usai kegiatan Revitalisasi BKM di Hotel Grand Metro, Rabu (30/7/2025).

Materi selanjutnya disampaikan oleh H. Ohan Burhan, Kasi Urais Kemenag Kanwil Jawa Barat. Ia menjelaskan roadmap revitalisasi BKM, yang mencakup pengelolaan manajemen masjid secara profesional dengan pendekatan idarah (manajemen), imarah (kemakmuran), dan riayah (pemeliharaan), termasuk digitalisasi manajemen. Masjid juga diharapkan bisa mandiri secara finansial melalui optimalisasi potensi filantropi Islam, serta aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat.

Dalam hal organisasi, ada empat tahap strategis: (1) penguatan struktur organisasi BKM sesuai PMA No. 20 Tahun 2019, (2) peningkatan kapasitas pengurus melalui buku panduan resmi Kemenag, (3) pengembangan program kesejahteraan umat, dan (4) evaluasi serta monitoring program secara berkala.

Tanggapan juga datang dari Kepala KUA Kecamatan Bungursari, H. Hendra, S.Ag., yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia menyatakan, “Kegiatan ini penting sebagai penguatan dari adanya upaya pemerintah dalam membangunkan kembali organisasi BKM untuk mengelola fungsi masjid lebih luas lagi, yakni memperhatikan kesejahteraan jemaah. Meskipun dalam hal realisasi yang demikian tidak mudah, tetapi minimal kita sedang menanam benih kebaikan jangka panjang dan berkelanjutan ke depan lintas generasi.”

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Purbaratu, H. Abdul Wahab, S.H. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi tonggak semangat baru bagi pengurus BKM dalam mengelola masjid sebagai pilar utama kesejahteraan umat di Kota Tasikmalaya.

Kontributor: Ihsan / Yeni, Editor: Redaksi Gemamitra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *