Tasikmalaya – Gemamitra.com | Pondok Pesantren Terpadu Al Hafid resmi membuka Bursa Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (26/1/2026).
Pembukaan PSB dilakukan secara simbolis usai pelaksanaan upacara bendera melalui pelepasan balon udara dan bunyi sirine, sebagai penanda dimulainya proses penerimaan santri baru.
Suasana pembukaan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Doa serta lantunan shalawat yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Hafid, Ustaz Irpan Rahmat, S.Pd.Gr., mengiringi rangkaian acara sekaligus menegaskan niat dan komitmen pesantren dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak mulia.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Terpadu Al Hafid, Ustaz Asep Badru Zaman, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya mengajak para calon santri yang ia sebut sebagai calon mujahid untuk segera bergabung dan menempuh pendidikan di Al Hafid.
Ia menegaskan, khusus untuk jenjang SMP dan SMA, seluruh santri diwajibkan mondok sebagai bagian dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian.
“In syaa Allah, sistem pendidikan di Al Hafid mengolaborasikan beberapa kurikulum, mulai dari kurikulum nasional, tahfidz Al-Qur’an, salafi, hingga pendekatan modern. Seluruhnya ditunjang dengan sarana dan prasarana yang memadai sesuai kebutuhan santri,” ungkapnya.
Lebih jauh Ustaz Asep, menyampaikan, sebagai pesantren yang memadukan pendidikan formal dan kepesantrenan, Pondok Pesantren Terpadu Al Hafid hadir sebagai alternatif pendidikan Islam terpadu. Meski baru memasuki usia tiga tahun, Al Hafid berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang ramah anak, ramah lingkungan, dan terjangkau secara biaya, tanpa mengesampingkan kualitas pembinaan akademik dan spiritual.

“Fokus pendidikan di pesantren ini meliputi pembentukan karakter Islami, penguatan hafalan Al-Qur’an (tahfidz), pendalaman ilmu keagamaan, serta penguasaan ilmu pengetahuan umum sesuai standar nasional,” ujarnya.
Ia menilai, lingkungan asrama yang kondusif serta pendampingan intensif dari para asatidz menjadi bagian penting dalam proses pembinaan santri.
Sementara itu, Ketua Panitia PSB, Ustaz Jajang Abdul Patah, S.Pd., menyampaikan bahwa pendaftaran santri baru resmi dibuka mulai Senin, 26 Januari 2026. Ia mengajak para orang tua untuk segera mendaftarkan putra-putrinya karena kuota penerimaan terbatas.

“Kami membuka kuota sebanyak 60 santri untuk jenjang SMP dan 30 santri untuk jenjang SMA. Kuota ini disesuaikan dengan daya tampung pesantren serta amanat dari Ketua Yayasan,” tegasnya.
Dengan mengusung jargon “Tidak hanya sakola, tapi tilu qola”, Pondok Pesantren Terpadu Al Hafid berharap kehadirannya dapat menjadi solusi pendidikan Islam terpadu bagi masyarakat sekaligus melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia, mandiri, dan berdaya saing.***


















