Sambut HSN 2026, Pesantren Almukhtariyah Gelar LDKS, Tanamkan Disiplin, Akhlak, dan Jiwa Kepemimpinan Santri

Tasikmalaya, Gemamitra.com – Mencetak generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa. Pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter agar santri mampu berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan Pondok Pesantren Almukhtariyah melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) selama dua hari, Sabtu–Minggu, 17–18 Oktober 2026. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Bacaan Lainnya
Ajengan Bubung Nizar, saat memberikan materi dihadapan para santri. Sabtu, 17/10/2026. Dok. Foto Istimewa
Ajengan Bubung Nizar, saat memberikan materi dihadapan para santri. Sabtu, 17/10/2026. Dok. Foto Istimewa

Pimpinan Pondok Pesantren Almukhtariyah, Ajengan Bubung Nizar, S.Pd.I., menyampaikan bahwa LDKS menjadi salah satu upaya pesantren dalam membentuk karakter santri agar memiliki mentalitas kepemimpinan, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta semangat kebersamaan.

Menurutnya, santri harus dipersiapkan agar tidak hanya unggul dalam keilmuan agama, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memimpin, mengambil keputusan, bekerja sama, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui kegiatan LDKS, para santri mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar kepemimpinan, penguatan karakter, komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, serta pentingnya menjalankan amanah. Berbagai nilai tersebut diharapkan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

Bagi Pesantren Almukhtariyah, santri bukan sekadar generasi penerus, melainkan calon pemimpin masa depan yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman, merawat persatuan, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Suasana Khidmat, para santri dan santriwati Almukhtariyah. saat mengikuti kegiatan LDKS. Sabtu 27/10/2026. Dok. Foto Istimewa.
Suasana Khidmat, para santri dan santriwati Almukhtariyah. saat mengikuti kegiatan LDKS. Sabtu 27/10/2026. Dok. Foto Istimewa.

Semangat tersebut sejalan dengan momentum Hari Santri Nasional yang mengingatkan kembali pentingnya peran santri dalam perjalanan bangsa. Santri diharapkan mampu menjadi pribadi yang religius, berintegritas, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri serta nilai-nilai luhur pesantren.

Bubung Nizar menegaskan bahwa jiwa kepemimpinan tidak terbentuk secara instan. Kepemimpinan harus ditumbuhkan melalui proses pendidikan, pembiasaan, keteladanan, kedisiplinan, serta pengalaman berorganisasi yang memberikan ruang bagi santri untuk belajar dan berkembang.

Karena itu, LDKS menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengenali potensi diri, melatih kemampuan bekerja bersama, serta memahami bahwa setiap amanah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, pihak pesantren berharap lahir generasi santri yang mampu memimpin dirinya sendiri, menjadi teladan bagi sesama, sekaligus tampil sebagai penggerak kebaikan di tengah masyarakat.

Semangat “Membentuk Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Siap Mengabdi” menjadi nilai yang ingin ditanamkan kepada setiap santri. Sebab, masa depan bangsa membutuhkan generasi pemimpin yang tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga kokoh dalam prinsip, luhur dalam akhlak, dan tulus dalam pengabdian.

Melalui LDKS dalam menyambut HSN 2026, Pondok Pesantren Almukhtariyah menegaskan komitmennya untuk mempersiapkan calon pemimpin masa depan sejak dini, melalui pendidikan yang memadukan ilmu, akhlak, disiplin, dan tanggung jawab.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *