Gemamitra.com – Kota Tasikmalaya
Bantuan Provinsi (Banprov) Rp 500 ribu dari Provinsi Jawa Barat terkait dampak sosial akibat wabah Covid-19, naik jadi 107.994 kuota. Padahal tadinya kuota untuk Kota Tasikmalaya hanya 20.526 kuota.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya, Nana Rosadi, bahwa tadinya Kota Tasikmalaya hanya 20.526 kuota, tapi alhamdulillah kini bisa mendapatkan 107.994 kuota.

“Awalnya diusulkan sebanyak 103.349 ribu, jadi ajuan itu bisa terakomodir Provinsi sebesar 96 persen,” terang Nana, Minggu (12/04/2020).

Ia menjelaskan, mereka yang sudah terakomodir oleh Provinsi nantinnya akan mendapatkan kartu langsung dari Provinsi. Untuk pengambilan sembako bisa ke Kecamatan/Kelurahan atau E-Warung.

Sedangkan untuk uang tunai bisa ke Kantor Pos. Diharapkan Senin 13/04/2020 bisa direalisasikan.

“Mudah-mudahan, Senin besok bisa terealisasikan. Adapun yang tidak terakomodir bantuan dari Provinsi, Pemkot Tasikmalaya sudah mengantisipasi melalui dana dari APBD Kota Tasikmalaya. Apalagi Pak Walikota Tasikmalaya sudah menyiapkannya, kini hanya tinggal tunggu data tersebut saja,” papar Nana.

Lebih lanjut Ketua PMI Kota Tasikmalaya itu menjelaskan, bahwa bantuan dari Provinsi sudah valid, karena datanya sudah masuk, by name dan by andres.

Adapun data 107.994 itu bersumber dari DTKS dan non DTKS, namun yang paling mendominasi itu adalah dari non DTKS, karena dari DTKS sendiri hanya ada 5 ribu.

“Keberhasilan bisa diakomodir 107.994 kuota itu, kami berupaya sekuat tenaga dengan semua yang terlibat, hingga bisa diakomodir sebesar 96 persen. Sehingga akhirnya bisa menjadi yang terbaik di Jabar, karena datanya sangat valid, tentunya ini juga dorongan dari Pak Walikota,” bebernya.

Kemudian, kata Nana, bagi mereka yang tidak terakomdir banprov ini, akan segera diantisipasi oleh Pemkot Tasikmalaya.

“Prediksinya kurang lebih ada 5 ribuan kuota. Sedangkan bagi yang menerima dari PKH dan BPNT itu, sudah ada dari Kemensos untuk dana rutin.” Pungkasnya. (*)