Bogor — Gemamitra.com | Suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai gelaran Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-V Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Jawa Barat yang berlangsung di Gedung PPIB, Kota Bogor. Dari forum inilah, nama Asep Rizal Asy’ari resmi mengemuka sebagai Ketua Pengurus Wilayah (PW) PGM Indonesia Jawa Barat periode 2026–2031.
Pemilihan berlangsung demokratis, dinamis, namun tetap dalam bingkai kekeluargaan. Sebanyak 26 utusan Pimpinan Daerah (PD) dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Barat turut ambil bagian, bersama unsur pengurus wilayah dan pusat yang ikut mengawal jalannya sidang hingga tuntas.
Dalam kontestasi yang cukup ketat, Asep Rizal Asy’ari berhasil meraih 15 suara, unggul tipis dari pesaingnya, H. Hasbullah yang memperoleh 13 suara. Hasil ini sekaligus menegaskan kepercayaan mayoritas peserta Musywil terhadap kepemimpinan Asep untuk lima tahun ke depan.
Dalam pidato perdananya, Asep tidak sekadar menyampaikan rasa syukur, tetapi juga langsung menegaskan arah perjuangannya. Ia mengusung visi besar: menjadikan PGM Indonesia Jawa Barat sebagai organisasi yang mandiri, bermartabat, dan terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan serta profesionalisme guru madrasah menuju Jabar Istimewa.
“PGM harus hadir bukan hanya sebagai wadah, tetapi sebagai kekuatan. Kekuatan yang mampu memperjuangkan hak, meningkatkan kapasitas, dan mengangkat martabat guru madrasah,” tegasnya.
Bagi Asep, tantangan ke depan bukan sekadar menjaga soliditas organisasi, melainkan juga mendorong PGM agar memiliki daya tawar yang kuat dalam percaturan kebijakan pendidikan. Karena itu, ia menekankan pentingnya program-program inovatif, penguatan kemandirian organisasi, serta membangun jejaring strategis dengan pemerintah dan berbagai lembaga pendidikan.
Respons positif pun mengalir dari peserta Musywil. Mereka menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru ini mampu menghidupkan kembali peran PGM sebagai organisasi profesi yang aktif, responsif, dan benar-benar menjadi rumah perjuangan bagi guru madrasah.
Momentum ini sekaligus menjadi penanda babak baru bagi PGM Indonesia Jawa Barat. Di tengah tantangan dunia pendidikan yang kian kompleks, kehadiran organisasi yang kuat dan berpihak pada guru menjadi kebutuhan yang tak bisa ditawar.
Kini, harapan itu bertumpu pada kepemimpinan Asep Rizal Asy’ari—membawa PGM melangkah lebih jauh, tidak hanya solid di dalam, tetapi juga berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan madrasah di Jawa Barat. (Pakesit)**


















