SPMB SDN 1 Sindangpalay Berjalan Objektif dan Transparan, 30 Murid Baru Resmi Diterima

Tasikmalaya – Gemamitra.com | SDN 1 Sindangpalay Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang objektif, transparan, dan akuntabel.

Melalui pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027, sekolah tersebut resmi menerima 30 peserta didik baru setelah seluruh tahapan berlangsung lancar pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026.

Bacaan Lainnya

SPMB yang berlangsung pada 29 Juni hingga 3 Juli 2026 tersebut berjalan lancar dan berhasil menetapkan 30 peserta didik baru, terdiri atas 28 murid kelas I dan dua murid pindahan.

Suasana sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SDN 1 Sindangpalay yang dihadiri orang tua calon murid. (Foto: Dok. Istimewa)
Suasana sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SDN 1 Sindangpalay yang dihadiri orang tua calon murid. (Foto: Dok. Istimewa)

Seluruh tahapan penerimaan dilaksanakan secara tertib di lingkungan sekolah dengan melibatkan panitia dari unsur guru, didukung komite sekolah, serta partisipasi aktif para orang tua. Proses dimulai dari pengisian formulir, penyerahan dokumen persyaratan, hingga verifikasi administrasi secara cermat guna memastikan seluruh data calon peserta didik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketua Panitia SPMB, Intan Kusumah Dewi, S.Pd., menjelaskan bahwa selain melakukan pemeriksaan administrasi, panitia juga melaksanakan observasi melalui komunikasi santai bersama calon peserta didik. Langkah tersebut dilakukan untuk mengenali karakter, potensi, serta kesiapan anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.

Selain itu, panitia turut melakukan pemeriksaan fisik berupa pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, serta skrining kesehatan. Menurut Intan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari asesmen diagnostik awal untuk mengetahui kondisi pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga sekolah dapat memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta didik.

Panitia SPMB SDN 1 Sindangpalay menjelaskan tahapan dan mekanisme penerimaan murid baru kepada orang tua calon murid. (Foto: Dok. Istimewa)
Panitia SPMB SDN 1 Sindangpalay menjelaskan tahapan dan mekanisme penerimaan murid baru kepada orang tua calon murid. (Foto: Dok. Istimewa)

Ia mengakui pelaksanaan SPMB tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena SDN 1 Sindangpalay berada dalam satu kompleks dengan sekolah lain sehingga proses penerimaan berlangsung dalam suasana yang cukup kompetitif.

“Setiap proses tentu memiliki tantangan. Namun tingginya kepercayaan masyarakat kepada SDN 1 Sindangpalay menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Hal ini juga menunjukkan kuatnya sinergi antara lembaga PAUD dengan sekolah dasar dalam mengawal transisi belajar anak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Sindangpalay, Enung Sri Srayana, S.Pd., menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut bukan merupakan tes seleksi ataupun tes kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung).

Panitia SPMB SDN 1 Sindangpalay melakukan pemeriksaan berkas pendaftaran calon murid baru untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi telah lengkap dan sesuai ketentuan. (Foto: Dok. Istimewa)
Panitia SPMB SDN 1 Sindangpalay melakukan pemeriksaan berkas pendaftaran calon murid baru untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi telah lengkap dan sesuai ketentuan. (Foto: Dok. Istimewa)

“Seluruh kegiatan merupakan asesmen diagnostik awal yang bertujuan membantu guru memetakan kebutuhan belajar setiap peserta didik. Dengan demikian, layanan pembelajaran dapat diberikan secara tepat sejak hari pertama anak masuk sekolah,” katanya.

Enung juga mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan SPMB yang berlangsung sesuai harapan.

“Alhamdulillah pelaksanaan SPMB di SDN 1 Sindangpalay berjalan dengan baik, lancar, dan tertib. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, serta orang tua yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh tahapan dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Menurutnya, penerimaan murid baru bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, melainkan sebuah amanah besar dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.

Panitia SPMB SDN 1 Sindangpalay melakukan pengukuran tinggi badan calon murid baru sebagai bagian dari proses verifikasi data penerimaan Tahun Pelajaran 2026/2027. (Foto. Dok. Istimewa)
Panitia SPMB SDN 1 Sindangpalay melakukan pengukuran tinggi badan calon murid baru sebagai bagian dari proses verifikasi data penerimaan Tahun Pelajaran 2026/2027. (Foto. Dok. Istimewa)

“Kami berharap seluruh peserta didik baru dapat belajar dengan sungguh-sungguh, terus berprestasi, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, dan membanggakan keluarga maupun sekolah,” ucapnya.

Lebih lanjut, Enung menegaskan komitmen SDN 1 Sindangpalay untuk terus menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak. Menurutnya, setiap anak memiliki hak untuk belajar dengan bahagia sehingga dapat berkembang secara optimal sesuai bakat, minat, dan tahap perkembangannya.

“Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh orang tua serta lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan Kelompok Bermain (Kober) yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SDN 1 Sindangpalay, karena mayoritas peserta didik baru berasal dari SPS TAAM Al-Uswah, RA Al Washliyah, PAUD Saadah, PAUD Darussalam, serta PAUD An-Nur di wilayah Sukamajukidul,” pungkasnya.

Rangkaian SPMB ditutup dengan Sidang Pleno Penetapan Hasil SPMB pada Jumat (3/7/2026). Berdasarkan hasil sidang yang mengacu pada ketentuan usia dan domisili sesuai regulasi pemerintah, sebanyak 28 calon murid kelas I dan dua murid pindahan resmi ditetapkan sebagai peserta didik SDN 1 Sindangpalay Tahun Pelajaran 2026/2027.

Keberhasilan penyelenggaraan SPMB tahun ini menjadi bukti komitmen SDN 1 Sindangpalay dalam menjaga integritas proses penerimaan murid baru.

Dengan mengedepankan prinsip objektif, transparan, tertib, dan akuntabel, sekolah optimistis dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.**

Kontributor: Fajar Ramdhani, S.Pd

Editor: Pakesit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *