Tasikmalaya – Gemamitra.com | SDN 2 Sukamaju sukses menyelenggarakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang berlangsung selama lima hari, mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026.
Sebanyak 79 peserta didik resmi diterima untuk mengawali perjalanan pendidikan di sekolah tersebut.
Pelaksanaan SPMB dipusatkan di Gedung Pengembangan SDN 2 Sukamaju dan berlangsung tertib dengan melibatkan panitia dari unsur guru serta partisipasi aktif orang tua calon murid. Selama proses pendaftaran, orang tua mengisi formulir, menyerahkan dokumen persyaratan, serta mengikuti verifikasi melalui pemindaian dokumen asli guna memastikan keabsahan data.
Berdasarkan data panitia, jumlah peserta yang mengikuti SPMB mencapai 79 orang, terdiri atas 75 calon murid baru kelas I dan empat murid pindahan. Dari 75 calon murid baru tersebut, sebanyak 46 merupakan laki-laki dan 29 perempuan. Sementara empat murid pindahan terdiri atas satu laki-laki dan tiga perempuan.
Kepala SDN 2 Sukamaju, Budiman, M.Pd., menegaskan bahwa penerimaan murid baru bukan sekadar proses administrasi, melainkan amanah besar dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.
“Setiap anak datang dengan keunikan dan potensi yang berbeda. Tugas kami bukan sekadar memberikan pengetahuan, tetapi menuntun mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia, menghargai keberagaman, serta memiliki kompetensi yang siap menghadapi masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan harus menjadi ruang yang menyenangkan bagi setiap anak. Karena itu, SDN 2 Sukamaju berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta ramah anak sehingga peserta didik dapat berkembang sesuai bakat dan tahap perkembangannya.
Budiman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua serta lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan Kelompok Bermain (Kober) yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada SDN 2 Sukamaju.
“Sinergi antara sekolah, orang tua, dan lembaga PAUD merupakan fondasi penting dalam menjaga kesinambungan pendidikan anak. Kepercayaan ini akan kami jawab dengan dedikasi, integritas, dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” katanya.
Mayoritas calon murid berasal dari berbagai lembaga PAUD dan TK di wilayah Sukamaju, di antaranya TK Tunas Sukamaju, TK IT Al Washliyah, SPS TAAM Madena, TK An-Nuha, RA Hirsan Muda, TK Kusumah, TK Kartika, TK Al Furqon, TK Al-Islah, TK Al Munawaroh, hingga TK Al Muhajirin.
Tiga lembaga penyumbang peserta didik terbanyak yakni TK IT Al Washliyah sebanyak 20 orang, RA Hirsan Muda 16 orang, dan TK Tunas Sukamaju sebanyak 13 orang.
Tingginya minat masyarakat tersebut menunjukkan kuatnya kepercayaan terhadap SDN 2 Sukamaju sekaligus menjadi bukti eratnya sinergi antara pendidikan usia dini dengan sekolah dasar dalam mendukung transisi belajar anak secara berkelanjutan.
Selain melakukan pemeriksaan administrasi, panitia juga melaksanakan verifikasi data melalui observasi dan bincang santai dengan calon murid.
Kegiatan ini bertujuan mengenali karakter, potensi, serta kesiapan belajar anak sebelum memasuki lingkungan sekolah.
Pihak sekolah menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan tes seleksi maupun tes kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung), melainkan asesmen diagnostik awal untuk membantu guru memetakan kebutuhan belajar setiap peserta didik sehingga layanan pendidikan dapat diberikan secara lebih tepat sejak hari pertama sekolah.
Seluruh rangkaian SPMB ditutup dengan Sidang Pleno Penetapan Hasil SPMB yang digelar pada Jumat, 3 Juli 2026.
Berdasarkan hasil sidang yang mengacu pada ketentuan usia dan domisili sesuai regulasi pemerintah, seluruh 75 calon murid baru kelas I dan empat murid pindahan dinyatakan resmi diterima sebagai peserta didik SDN 2 Sukamaju Tahun Pelajaran 2026/2027.
Melalui pelaksanaan SPMB yang berlangsung objektif, transparan, tertib, dan akuntabel, SDN 2 Sukamaju menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dengan mengedepankan nilai-nilai integritas, pembentukan karakter, serta budaya sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak sebagai fondasi mencetak generasi unggul di masa depan. **
Kontributor: Arin, S.Pd
Editor: Pakesit


















