Haflah Akhirussanah Ath-Thohariyyah Berlangsung Meriah, Wisuda Santri hingga Banjir Hadiah Semarakkan Tiga Hari Perayaan

Tasikmalaya – Gemamitra.com | Suasana penuh syukur, kebersamaan, dan kebahagiaan menyelimuti Pondok Pesantren Ath-Thohariyyah Pusat dalam rangkaian Wisuda, Imtihan, dan Haflah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025/2026. Selama tiga hari berturut-turut, mulai 27 hingga 29 Juni 2026, berbagai kegiatan digelar secara meriah dengan mengusung tema “Menuju Kesalehan, Kemaslahatan, dan Kebarokahan”.

Rangkaian kegiatan yang melibatkan santri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai TAAM, TKA-TPA, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), hingga Program Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS), berlangsung tertib, aman, dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pimpinan Pondok Pesantren Ath-Thohariyyah, KH. Sopyan Tsauri Musaddad, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Menurutnya, pelaksanaan Haflah Akhirussanah tahun ini memiliki nuansa yang lebih istimewa karena mendapat dukungan besar dari berbagai pihak.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada para dermawan, alumni, masyarakat, dan orang tua santri yang telah memberikan dukungan, termasuk berbagai hadiah yang membuat kebahagiaan santri semakin lengkap,” ujarnya.

Perayaan diawali pada Sabtu (27/6/2026) dengan Pawai Karnaval dan Jalan Santai Sehat yang diikuti ratusan peserta. Ketua Keamanan, Azi Syahidan, memastikan seluruh jalur kegiatan berlangsung tertib tanpa kendala berarti.

Kemeriahan semakin terasa karena panitia menyediakan beragam doorprize yang dibagikan kepada peserta. Memasuki malam hari, suasana berubah khidmat melalui pelaksanaan Khotam Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan penampilan seni santri di atas panggung.

Puncak acara berlangsung pada Ahad (28/6/2026) melalui prosesi wisuda santri yang dimulai pukul 10.00 WIB. Sebanyak 32 santri dari berbagai jenjang pendidikan resmi diwisuda dalam suasana penuh haru dan kebanggaan.

Kehadiran para orang tua turut menambah makna prosesi tersebut, terlebih bagi santri yang berhasil meraih prestasi selama menempuh pendidikan.

Momentum wisuda juga dihadiri Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Tasikmalaya, KH. Apipudin, S.Pd.I., yang memberikan apresiasi atas kontribusi Pondok Pesantren Ath-Thohariyyah dalam mencetak generasi Qurani dan berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh santri untuk terus meningkatkan kualitas diri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Festival Anak Saleh tingkat Kabupaten yang akan digelar pada Oktober hingga November mendatang.

Sementara itu, Camat Singaparna Tono Haeruman, S.IP, dalam sambutannya menyoroti sejumlah persoalan strategis yang dihadapi masyarakat.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim global yang berdampak terhadap produksi pertanian.

Selain itu, pemerintah kecamatan Sibgaparna juga mendukung upaya perbaikan jaringan irigasi di wilayah Singaparna, Mangunreja, dan Sukarame sebagai bagian dari penguatan sektor pertanian daerah.

Tak hanya itu, perhatian juga diberikan terhadap maraknya penyalahgunaan gadget dan judi online yang mulai menyasar kalangan anak-anak.

Camat mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, kiai, dan ustaz, untuk terus memperkuat pendidikan agama serta pembinaan karakter agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan terhindar dari pengaruh negatif perkembangan teknologi.

Usai prosesi wisuda, kemeriahan berlanjut melalui berbagai penampilan seni yang dipersembahkan santri bersama orang tua hingga malam hari.

Rangkaian Haflah Akhirussanah kemudian ditutup pada Senin (29/6/2026) dengan berbagai hiburan kebersamaan, termasuk balapan tradisional yang diikuti warga dan santri. Pada malam harinya, acara ditutup dengan penampilan musik islami dari Gambus Al-Fatah yang menjadi hiburan sekaligus penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.

Keberhasilan penyelenggaraan Haflah Akhirussanah tahun ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara pesantren, orang tua, alumni, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.

Pondok Pesantren Ath-Thohariyyah berharap momentum tersebut menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus menebarkan manfaat, menjaga akhlak, serta menjadi generasi yang saleh, membawa kemaslahatan, dan menghadirkan keberkahan bagi masyarakat. (Jangmad)**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *