Tasikmalaya – Gemamitra.com | Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa terus diperkuat. Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Manonjaya menggelar pelatihan budidaya cabai merah dan cabai rawit bagi 246 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan tersebut dilaksanakan di GOR Desa Cihaur.
Pelatihan ini bertujuan membekali KPM PKH dengan keterampilan pertanian produktif agar mampu mengembangkan usaha mandiri sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga melalui pemanfaatan potensi lokal.
Pendamping PKH Desa Cihaur dan Batusumur, Risky Febriandi, menyampaikan bahwa pelatihan dirancang secara komprehensif, mulai dari penyampaian materi teori hingga praktik langsung di lapangan.
“Materi yang diberikan meliputi teknik pembibitan, perawatan tanaman, pengendalian hama dan penyakit, hingga proses panen cabai yang berkualitas. Harapannya, KPM PKH bisa langsung menerapkan ilmu yang didapat di lahan masing-masing,” ujar Risky.
Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik langsung budidaya cabai merah dan cabai rawit. Hal ini dilakukan agar KPM memahami secara utuh proses tanam yang efektif, produktif, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Camat Manonjaya, Firman Krisnawan, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi desa.
“Program seperti ini sangat positif. Tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi dan ketahanan pangan di tingkat desa,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Cihaur, Nanang Kurnia. Ia berharap pelatihan budidaya cabai ini mampu menumbuhkan pola pikir mandiri bagi KPM PKH sehingga tidak terus bergantung pada bantuan sosial.
“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi berkelanjutan dan terus berkembang demi membentuk kemandirian KPM PKH,” ujarnya.
Pelatihan budidaya cabai tersebut menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa, sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu potensi unggulan wilayah pedesaan di Kecamatan Manonjaya. (Abi)***


















