ARWT Kota Tasikmalaya Dorong Profesionalisme RT/RW Lewat Peningkatan Kapasitas

Screenshot

Tasikmalaya – Gemamitra.com | Asosiasi RW/RT (ARWT) Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan peningkatan kapasitas lembaga RT/RW di Sekretariat ARWT Kota Tasikmalaya, Jalan Benda, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Selasa (20/01/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Memperkuat Peran RT dan RW sebagai Mitra Pemerintah dalam Menjaga Ketertiban dan Keamanan Lingkungan” ini diikuti oleh jajaran pengurus ranting serta pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) ARWT se-Kota Tasikmalaya.

Bacaan Lainnya

Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Hukum, dan Politik Setda Kota Tasikmalaya Hj. Hesti Widiawati, S.E., M.M., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tasikmalaya Drs. Ade Hendar, M.M., unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Ketua ARWT Kota Tasikmalaya, H. Odang Saripudin, S.E., menegaskan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemahaman RT dan RW terkait tugas, fungsi, serta tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengapresiasi kerja keras panitia. Kegiatan ini sudah beberapa kali dilaksanakan. Sebelumnya digelar pada Desember lalu dan kini kembali kita laksanakan untuk kedua kalinya,” ujar Odang.

Ia menyampaikan bahwa peserta yang hadir berasal dari 69 kelurahan dan 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya, terdiri atas pengurus PAC dan DPC ARWT, dengan jumlah peserta mencapai 135 orang. Odang juga mengapresiasi dukungan Wali Kota Tasikmalaya serta Bank BJB yang turut memberikan dukungan sponsorship.

“Alhamdulillah, kegiatan ini tidak menggunakan anggaran pemerintah. Panitia berupaya secara mandiri agar kegiatan tetap terlaksana, karena peningkatan kapasitas RT/RW sangat penting,” jelasnya.

Menurut Odang, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan masih banyak RT dan RW yang belum memahami perubahan regulasi, khususnya Peraturan Wali Kota Tasikmalaya Nomor 20 Tahun 2024 sebagai perubahan dari peraturan sebelumnya.

“RT dan RW harus memahami regulasi tersebut. Ini sejalan dengan empat niat yang selalu kami sampaikan, yakni sae, terang elmuna, sabar, ikhlas, dan ngahiji. ‘Terang elmuna’ berarti RT/RW harus benar-benar memahami aturan yang berlaku,” tegasnya.

Odang juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber dari Kesbangpol, Kodim, dan Polres. Meski Wali Kota, Dandim, dan Kapolres berhalangan hadir karena agenda mendadak menyambut kunjungan Wakil Presiden RI ke Tasikmalaya, hal tersebut tidak mengurangi kualitas dan substansi kegiatan.

“Antusiasme peserta sangat tinggi. Mereka menyimak paparan narasumber dengan serius, baik dari unsur pemerintah daerah, TNI, maupun Polri,” tambahnya.

Ke depan, ARWT Kota Tasikmalaya berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan. Jika sebelumnya menyasar pengurus PAC dan ranting, ke depan kegiatan akan difokuskan langsung kepada para RW di lapangan.

“Pada tahun 2026, kami menargetkan sekitar 150 RW dapat mengikuti kegiatan ini. Meski hibah belum diketahui kapan cairnya, program peningkatan kapasitas tetap akan kami jalankan,” ungkap Odang.

Selain itu, ARWT juga berencana menggelar rapat koordinasi setiap tiga bulan sekali. Menurutnya, RW merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki legalitas melalui surat keputusan (SK) dan berperan penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

“Tanpa peran RT dan RW, program pemerintah tidak akan berjalan optimal. RT/RW adalah ujung tombak yang mampu merangkul Posyandu, PKK, Karang Taruna, dan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Hukum, dan Politik Setda Kota Tasikmalaya, Hj. Hesti Widiawati, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh RT dan RW yang selama ini aktif membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa RT dan RW merupakan mitra strategis pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat di tingkat paling bawah.

“RT dan RW adalah bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kami berharap kapasitas dan kualitas pelayanan RT/RW terus meningkat seiring dinamika masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Hesti juga menyampaikan pesan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, agar para pengurus RT dan RW tidak mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

Melalui kegiatan peningkatan kapasitas ini, ARWT Kota Tasikmalaya berharap dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta memperkuat peran RT/RW dalam mendukung program-program pembangunan daerah. (Pakesit)***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *