Gemamitra.com – Kab. Tasikmalaya
Organisasi Salawu Bersatu (Saber) lakukan gerakan jaga lingkungan dalam rangka mencehah pandemi di lingkungan Desa Salawu dan sekitarnya.

“Pencegahan tersebut merupakan bagian dari peran aktif organisasi dalam rangka memberdayakan budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah pandemi yang semakin mewabah,” ungkap Usep Sudrajat Ketua Saber, Kamis 16/04/2020.

Usep menjelaskan, selama dua hari pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan ketempat ibadah, sarana umum dan rumah warga yang ada dilingkungan sekitar Desa Salawu.

Selain itu, lanjut Usep, pihaknya juga melakukan aksi sosial pembagian Alat Pelindung Diri (APD) kepada Puskesmas Salawu berupa baju hazmat sebanyak 5 buah dan 1500 masker yang dibagikan ke warga setempat, para pengunjung juga pengguna jalan.

“Kemudian, kami juga mengadakan penyuluhan terhadap masyarakat tentang pentingnya melakukan gerakan PHBS. Kegiatan ini sudah berjalan selama dua hari, mulai dari kemarin hingga sekarang. Semoga apa yang kami lakukan bermanfaat, masyarakat sehat, bahagia dan sejahtera,” papar Usep.

Adapun rencana ke depan, Saber bekerjasama dengan organisasi yang lain akan mengadakan sosialisasi yang lebih inten lagi. Berhubung di daerah Salawu banyak sekali tempat umum yang dikunjungi sehingga banyak orang dari luar yang masuk.

“Ke depan sambil berjalan, mudah-mudahan sebelum bulan ramadhan, kami dengan organisasi yang lain akan mengadakan gerakan yang lebih besar lagi berupa himbauan PHBS kepada masyarakat,” imbuh Omi YM, Defisi Humas Saber.

Sementara Andri Aries Alamsyah, S.Kep Kasubag TU UPTD Puskesmas Salawu sangat mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh organisasi saber.

Ia menuturkan, dalam menangani pandemi, memang harus melibatkan banyak pihak. Mulai dari Organisasi Kepemudaan, Unsur Muspika, TNI Polri, Puskesmas dan masyarakat secara umum supaya bahu membahu memutus mata rantai penyebaran wabah ini.

“Jadi kami UPTD Puskesmas Salawu pimpinan Agus Sukmana, SKM., M.Si, sangat mengapresiasi dan mendukung gerakan kemanusiaan ini. Gerakan ini tidak bisa oleh satu pihak, harus bekerjasama satu dengan yang lain,” ujarnya.

Andri berharap, organisasi kepemudaan berperan aktif, tidak hanya membantu dalam pengadaan APD saja, tapi ikut memberikan sosialisasi terhadap masyarakat, mengedukasi mereka supaya bekerjasama memberantas wabah ini.

“Alhamdulillah, kami sudah bekerjasama dengan organisasi Saber dan Pemuda Pancasila, juga Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan dalam menangani wabah ini,” pungkasnya. (Tatang RA/Akoh)***