Gemamitra.com – Kota Tasikmalaya
Tak hanya mengaji, para santri Al-Mukhtariyah Rancamacan kini sebagian waktunya disibukan dengan bercocok tanam.

Aktivitasnya bertani dilakukan dengan menanam sayur mayur di lahan kosong di samping Kobong Santri laki-laki di Kawasan Cipari, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

“Banyak waktu luang di sela-sela aktivitas mengaji yang bisa dimanfaatkan,” ungkap Ajengan Bubung Nizar, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mukhtariyah, Sabtu 18/04/2020.

Para santri memilih menanam sayur dengan metode hidroponik mengingat lahan cocok tanamnya yang terbatas. Dia menggunakan pipa paralon yang disusun bertingkat sehingga bisa memanfaatkan ruang secara efisien.

“Bangga melihat antusias para santri yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan ini memilih mukim di pesantren sambil mengurus sayuran hidroponik,” ungkap Bubung.

Menurut Bubung, hidroponik yang populer di kalangan menengah ini bisa menghasilkan panen sayuran yang lebih dari cukup untuk dikonsumsi sendiri. Sayuran yang dihasilkan juga sehat lantaran ditanam secara organik tanpa pupuk kimia dan pestisida.

“Alhamdulillah kemarin sudah panen hidroponik kangkung dan pekcoy. Dan sekarang mulai pembenihan lagi,” kata Bubung.

Selain jadi petani sayuran, Bubung juga memiliki kesibukan mengurus bisnis kopi, berupa kedai yang tak jauh dari lingkungan pesantren.

Saat ini untuk mengatasi wabah pandemi covid-19, menurut dia, semua orang sebaiknya tinggal di rumah mengikuti imbauan pemerintah.

“Kesibukan lain di luar pekerjaan perlu dilakukan agar aktivitas tidak membosankan,” pungkas Bubung. (Kesit)***