Gemamitra.com – Kota Tasikmalaya
Di tengah kehidupan modern kegiatan Pos Keamanan Keliling (Poskamling) atau ronda warga sudah jarang dilakukan, terlebih di pusat perkotaan. Padahal kegiatan turun temurun itu sangat membantu dalam menciptakan keamanan lingkungan sekitar.

Untuk itu warga RT 02 Rancamacan Kelurahan Ciapari Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya kembali menghidupkan kegiatan tersebut dengan menggelar sukuran dibangunnya poskamling sekaligus musyawarah menciptakan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

Ratusan masyarakat antusias, ikut dalam kegiatan kegiatan tersebut, terlebih warga yang ada dilingkungan RT 02 RW 01 Rancamacan.

“Kita harapkan kegiatan ini dapat memotivasi masayarakat untuk mau berpartisipasi menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” ujar Ketua RT 02 Edih Heryadi, Sabtu malam (18/04/2020).

Edih juga berharap keberadaan Poskamling bisa menjaga keamanan mulai dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga kota. “Mudah-mudahan Tasikmalaya menjadi kota yang kondusif,” katanya.

Selain itu, ia juga menitipkan agar kondusifitas terus dijaga terlebih memasuki bulan suci Ramadan yang tinggal hitungan hari.

Karena menurutnya, poskamling merupakan simbol keamanan, informasi, kebersamaan supaya terjalin kekompakan.

“Nah, setalah kompak menjadi kekuatan dan setelah menjadi kekuatan dengan ijin Allah Swt, maka akan meraih kesuksesan apa yang di cita-citakan masyarakat khususnya RT 02,” papar Edih.

Selain itu, lanjut Edih, pihaknya juga mengaktifkan kembali budaya perelek sebagai bentuk gotong royong masyarakat yang berlatar budaya Sunda dalam rangka mengatasi kesulitan pangan yang dialami warganya.

“Ini merupakan tradisi tolong-menolong khas urang Sunda, dari masyarakat oleh masyarakat dan digunakan untuk kemaslahatan masyarakat warga RT 02,” ungkapnya.

Adapun pelaksanaan perelek rutin dibiasakan seminggu sekali setiap hari Jumat, poskamling sesuai jadwal yang ditentukan dan budaya gotong royong kebersihan lingkungan sebulan sekali di minggu pertama.

“Catatan, untuk warga masyarakat RT 02 yang ada di luar kota, kami kenakan biaya bulanan sebesar Rp. 20 Ribu sebagai Donatur. Kemudian jika ada yang berhalangan tugas malam (ngaronda) dikenakan biaya Rp. 5 Ribu,” kata Edih.

Ia berharap, partisipasi masyarakat dalam menjaga Rancamacan kondusif terus dilakukan dan meningkat. “Juga saya berharap Poskamling ini aktif kembali sebagai garda terdepan dalam menjaga kamtibmas,” pungkasnya. (Tatang)***