Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Parumasan Lakukan Pengecoran Swadaya

Kab. Tasikmalaya – GM | Kondisi ruas jalan Gununganten Pamijahan Desa Parumasan Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya rusak parah, namun tak kunjung diperbaiki pemerintah daerah.

Ketua Karang Taruna Enjang Hermawan mengatakan kondisi jalan tersebut saat ini sudah berlubang besar dan dalam, terutama di titik-titik tertentu, yaitu di tanjakan Cimanaracun, Malabar dan Bakan Peuteuy, sehingga dapat membahayakan dan sulit dilalui para pengendara jika jalan tersebut tidak ditimbun.

“Atas inisiatif warga dan dukungan dari para tokoh masyarakat, saat ini sedang dilakukan pengecoran jalan di titik – titik tertentu, yang didanai oleh swadaya masyarakat hasil donatur seadanya” ungkapnya.

Enjang menuturkan, di lokasi tersebut pengendara roda dua sudah sering terpeleset dan terjatuh, sehingga mengalami luka lecet, terlebih bagi pengendara yang baru pertama kali melintasi jalan tersebut, dikarenakan mereka tidak mengetahui kondisi jalan.

‚ÄúSudah banyak pengendara yang jatuh di jalan tersebut dan kendaraan roda dua sering terpeleset,” katanya.

Ai Sri Mulyani yang merupakan Bidan Desa setempat mengungkapkan, jalan tersebut sering digunakan karena akses vital dua desa yaitu parumasan dan sukabakti, dalam menangani pasien yang akan melahirkan atau ada yang memerlukan bantuan medis.

“Kalau ada pasien yang akan melahirkan atau membutuhkan tenaga medis, saya pasti lewat jalur ini,” katanya.

Ai menambahkan, rusaknya jalan tersebut sering membuat ban kendaraannya mengalami bocor ban akibat melintasi jalan yang rusak, karena terdapat batu-batu tajam dan dalam, dan yang paling menyedihkan ketika ada pasien yg harus di rujuk ke puskesmas atau ke rumah sakit karena harus pake mobil sementara kondisi jalan sangat rusak yang susah di lalui roda empat apalagi kalau musim hujan seperti sekarang.

“Selama melewati jalur ini sudah beberapa kali mengalami ban motor saya bocor, dan kesulitan dalam melewati jalan tersebut, bahkan saya juga sempat mau jatuh akibat jalan banyak batu dan beberapa kali mau bawa pasien yang dirujuk ke puskesmas menggunakan mobil sulit naik karena jalan licin dan berlubang,” katanya.

Sementara Kepala Desa Parumasan Iip Koswara, membenarkan adanya perbikan jalan tersebut. Dia mengatakan bahwa status jalan adalah jalan kabupaten yang menghubungkan Garut ke Pamijahan, hari ini secara swadaya hasil donatur dari warga diperbaiki se-adanya.

“Sehingga jalan ini bisa menjadi akses jalan alternatif bagi para pejiarah yang pergi ke Pamijahan,” katanya.

Sementara untuk pengajuan sudah diajukan sejak tahun 2000, baik ke Pemerintah maupun Dinas terkait. “Namun hingga saat ini belum ada realisasi,” pungkasnya.

Warga masyarakat berharap dengan adanya pengecoran jalan ini bisa menjadi solusi untuk akses transportasi, minimal untuk sementara waktu. Ke depan pemerintah dapat segera merealisasikan bantuannya dalam memperbaiki jalan ini.

“Jalan ini merupakan sarana transportasi warga, terutama untuk menunjang perekonomian masyarakat yang kebanyakan petani dalam mengangkut hasil panennya,” ungkap salah seorang warga setempat. (Red) ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *