Gemamitra.com – Kota Tasikmalaya
Bertempat di Gedung Serbaguna Bale Kota Tasikmalaya, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi dan Evaluasi PBB Tahun 2019, Senin (16/12/2019)

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Tasikmalaya HM Yusuf menekankan kepada masyarakat terutama wajib pajak agar taat membayar pajak. Hal itu dikarenakan ketertiban masyarakat dalam membayar pajak merupakan bentuk keterlibatan dalam pembangunan daerah.

“Setiap pajak yang kita bayarkan, akan dikembalikan melalui berbagai program pembangunan,” ujar Yusuf

Dihadapan seluruh camat dan lurah se-Kota Tasikmalaya, Yusuf juga menyampaikan terima kasih kepada 720 kader PBB-P2 yang tersebar di 69 kelurahan atas kinerja dan prestasi yang diraih dalam penagihan PBB.

Ke depan, wakil walikota mengatakan berencana akan mengadakan pelatihan bagaimana menagih dengan baik.

“Jadi supaya “caina herang laukna beunang’,” katanya di hadapan ratusan kader PBB-P2 yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dijelaskan Yusuf, potensi pajak Kota Tasik mencapai Rp25 miliar, sebagian besar masuk dari tunggakan. “Alhamdulillah tahun ini 103 persen tercapai,” ungkapnya.

Sementara itu, hasil evaluasi penerimaan PBB-P2 per tanggal 11 Desember 2019, Kecamatan Cihideung menempati urutan pertama dengan realisasi Rp5.269.896.745 atau 76.34% dari target.

Posisi kedua diduduki Kecamatan Tawang dengan realisasi Rp3.871.165.706 atau 72.74% dari target dan ketiga ditempati Kecamatan Indihiang dengan realisasi Rp2.005.125.940 atau 70.24% dari target. Sedangkan 7 kecamatan lainnya, realisasi PBB-P2 masih di bawah 70% dari target. (Kesit)***