Peringati Milad ke-28, RS Jasa Kartini Berbagi Parsel untuk Pasien dan Pegawai

Tasikmalaya – GM | Dalam rangka memperingati milad ke-28, Rumah Sakit Jasa Kartini Tasikmalaya menggelar acara tasyakur bin ni’mah bertajuk Gebyar Ramadhan 2025: Indahnya Ramadhan, Keberkahan untuk Semua.

Perayaan milad tahun ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, termasuk lomba keagamaan bagi pegawai dari seluruh unit instalasi. Acara tersebut ditutup dengan peringatan Nuzulul Qur’an.

Bacaan Lainnya

Selain itu, pihak rumah sakit juga akan membagikan parsel kepada pasien rawat inap serta pegawai pada Hari Raya Idulfitri. Manajemen juga memastikan hak-hak pegawai terpenuhi selama bulan Ramadan serta memberikan insentif khusus bagi tenaga kesehatan yang bertugas saat hari raya (Jagaraya).

Hal ini disampaikan Direktur PT Karsa Abdi Husada (KAH), H. Cecep Hendra, M.BA., dalam konferensi pers di Bale Karsa pada Senin, 17 Maret 2025.

“Lomba yang kami selenggarakan meliputi lomba dakwah, raudhatul Qur’an, dan kaligrafi, yang diikuti oleh seluruh pegawai dari berbagai unit instalasi. Malam ini, acara ditutup dengan peringatan Nuzulul Qur’an,” ujarnya.

Tak hanya itu, selama bulan Ramadan, RS Jasa Kartini juga mengadakan kegiatan sahur dan buka puasa bersama untuk pegawai, outsourcing cleaning service, serta petugas keamanan yang sedang berdinas.

Dalam kesempatan yang sama, H. Cecep menegaskan bahwa RS Jasa Kartini saat ini tengah mempersiapkan pemberlakuan Kelas Kamar Rawat Inap Standar (KRIS), yang direncanakan mulai berlaku pada 1 Juli 2025.

“Untuk merealisasikan KRIS, banyak aspek yang harus dipenuhi, seperti sistem ventilasi udara, tempat tidur, gorden, pencahayaan, hingga kamar mandi yang sesuai standar. Selain itu, kami juga memastikan ketersediaan outlet oksigen sentral,” jelasnya.

Menanggapi maraknya pembangunan rumah sakit baru di Kota Tasikmalaya yang kini telah mencapai belasan, pihak RS Jasa Kartini menyambutnya dengan positif. Menurut H. Cecep, kehadiran rumah sakit baru akan menarik lebih banyak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Kota Tasikmalaya.

“Fenomena ini juga menjadi motivasi bagi manajemen rumah sakit di Kota Santri untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan, demi memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *