RA Al Ikhlas Mangkubumi Peringati Isra Mi’raj, Tanamkan Karakter Religius Sejak Dini

Tasikmalaya – Gemamitra.com | Dalam rangka menanamkan nilai-nilai keimanan sejak usia dini, RA Al Ikhlas Mangkubumi menggelar kegiatan parenting sekaligus peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kamis 22 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga dalam membentuk karakter religius anak.

Bacaan Lainnya

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik RA Al Ikhlas dan dihadiri oleh para orang tua murid. Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun tetap ceria, mencerminkan semangat anak-anak dalam mengikuti setiap rangkaian acara.

Selain murid dan orang tua, peringatan Isra Mi’raj ini juga dihadiri oleh para guru, Kepala RA, Ketua Yayasan, serta Ketua Komite. Kehadiran berbagai unsur tersebut menambah kekhidmatan acara sekaligus menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman.

Dalam sambutannya, Kepala RA Al Ikhlas Mangkubumi, Syamsul Bahri, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Isra Mi’raj yang mengusung tema “Momentum Membangun Insan Berkarakter melalui Keluarga”.

Kegiatan ini diinisiasi oleh pengurus POM dan menjadi bagian dari program unggulan RA Al Ikhlas. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Santos Jaya Abadi atas dukungan berupa minuman kemasan Good Day yang dibagikan kepada seluruh peserta kegiatan.

Sementara itu, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Ucu Rahman Taufik Rohman, S.H. atau yang dikenal dengan sapaan Ustadz Aladin. Dalam penyampaiannya, ia menguraikan hikmah besar peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, khususnya makna penting shalat sebagai “oleh-oleh istimewa” yang wajib dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pembiasaan shalat sejak usia dini merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter religius anak. Dengan dukungan dan keteladanan dari guru serta orang tua di lingkungan keluarga, nilai-nilai keimanan dan ketakwaan diharapkan dapat tertanam kuat, sehingga anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *