Rab. Jan 20th, 2021
    Alt

    gemamitra.com | Tasikmalaya

    Untuk memaksimalkan hajat kebudayaan restrukrusasi Kali Ciwulan, Karang Taruna Kelurahan Tanjung, mem-planning  mendatangkan seniman nasional Man Jasad, musisi Underground dari Bandung atau Ferry Curtis, komposer dan penyanyi balada dari Purwakarta, atau keduanya secara bersamaan.

    “Keduanya belum dihubungi. Tapi dapur ide kita sudah membahasnya  dengan rekan yang terlibat. Kebetulan keduanya sahabat H. Yusran. Tapi ini baru rencana. Jika Tuhan berkenan.” Ujara Angga, Ketua Karang Taruna Kelurahan Tanjung.

    Alasan Angga menghadirkan tokoh nasional tersebut, sebagai magnet untuk menarik masyarakat agar hadir menyaksikan kegiatan ini. Kedua tokoh tersebut merupakan pegiat sosial yang konsen juga terhadap kebersihan. Disamping akan menyampaikan tausiah atau pesan kebersihan kepada publik, diharapkan masyarakat menjadi terangsang kesadarannya.

    Disampaikan pula oleh Angga dalam sesi obrolan di RM Kebon Kejo, Jln. Rumah Sakit pada hari Senin 11 Januri 2021. Jika memungkinkan bisa saja mendatangkan Cak Nun atau Sujewo Tejo, seperti yang ditawarkan Sesepuh Maiyah Tasikmalaya, Ust. Syaeful Millah yang turut pula hadir di sana.

    Tapi bagi Herniwan Obech, siapaun pengisi panggung budaya, tak terlalu penting, substansinya tetap ke Kali Ciwulan. Bagai mana memaksimalkan pemulihan kali seperti sediakala, berfungsi sebagai tempat mandi, mencuci, tempat rekreasi dan sebagainya. Orang betah berlama-lama menikmati kejernihan Ciwulan yang bebas sampah, jernih dan tidak bau.

    Konsep pemulihan Ciwulan itu sendiri membangun kesadaran serta budaya masyarakat untuk kembali mencintai alam. Maka asfek edukasinya harus ditekankan. Sehebat apapu upaya tindakkan, akan tetap repot. Proses pembersihan akan terus berulang. Maka masyarakat harus dibenahi untuk mencapai titik kesadaran tentang pentingnya air dan sungai yang bersih.

    “Kalau hanya tindakan kuratif, kurang efektif. Tapi berbeda, jika kesadaran masyarakat dibangun dengan  pendidikan yang bekesinambungan, suatu saat akan menumui hasil gemilang. Semua berjamaah menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.” Ujar Mang Obech, yang terkenal sangat “bawel” soal sampah dan kebersihan.

    Selain seniman nasional sebagai icon acara kebudayaan ini, giat bersih sungai Ciwulan akan disuport oleh seniman Kota Tasikmalaya yang rencananya akan melibatkan budayawan Ashmansyah Timutiah, atau yang akarab di sapa Acong dari komunitas Cermin. Timpal Presiden Republik Aer.

    “Kebetulan dengan Kang Acong sudah seperti keluarga. Karang Taruna Tanjung kerap kerja bareng. Salah satunya, waktu mengumpulkan dana untuk orang sakit.” Pungkas Angga, penuh semangat. Semoga. (Yus)***

    By gemamitra

    Portal media online gemamitra.com merupakan kepanjangan dari Majalah Gema Mitra yang ada di bawah naungan PT Gema Mitra Abatasa. Sarana informasi yang mengupas pemberitaan secara lugas, tegas dan berimbang serta menjunjung tinggi hati nurani.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *