UPZ Mulyasari Perkuat Kepercayaan Publik, Zakat Tertinggi dan Juara Umum PORSADIN

Tasikmalaya — Gemamitra.com | Suasana Gedung Kelurahan Mulyasari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, dipenuhi semangat kebersamaan dalam sebuah kegiatan yang menggabungkan evaluasi pengelolaan zakat, kepedulian sosial, serta apresiasi prestasi santri, Selasa, 28 April 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh Lurah Mulyasari H. Aang Nasihin, Ketua MUI, para Ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat transparansi dan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

Ketua UPZ Mulyasari, Ateng Rusdana, menjelaskan bahwa UPZ merupakan satuan organisasi yang dibentuk oleh BAZNAS untuk memfasilitasi pengumpulan, pendistribusian, serta pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

“UPZ bertugas menghimpun dana ZIS, menyalurkannya kepada mustahik, serta mengelolanya secara transparan dan akuntabel. Selain itu, UPZ juga berperan dalam meningkatkan kepedulian sosial masyarakat melalui berbagai program keagamaan, pendidikan, hingga bantuan kemanusiaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengumpulan zakat di Kelurahan Mulyasari, khususnya zakat fitrah, menjadi yang terbesar di tingkat Kecamatan Tamansari. Tahun ini, UPZ Mulyasari berhasil menyetorkan lebih dari Rp10 juta ke UPZ kecamatan dan lebih dari Rp9 juta ke BAZNAS, sementara sekitar Rp11 juta dikelola di tingkat kelurahan untuk mendukung kegiatan keagamaan.

“Dana tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti halal bihalal, MTQ, hingga PORSADIN tingkat kelurahan. Selain itu, program ‘Tasik Bersedekah’ yang dihimpun setiap bulan Ramadhan juga terus menunjukkan peningkatan,” jelasnya.

Menurut Ateng, capaian tersebut bukan tanpa tantangan. Partisipasi masyarakat dalam bersedekah masih perlu ditingkatkan, meskipun nominal yang dianjurkan relatif kecil.

“Meski hanya Rp2.000 per jiwa, masih ada yang belum berpartisipasi. Namun alhamdulillah, selama lima tahun berturut-turut UPZ Mulyasari menjadi peringkat pertama tingkat Kota Tasikmalaya. Tahun ini, total penghimpunan mencapai Rp24.547.000,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengelolaan dana umat tidak lepas dari pengawasan ketat berbagai pihak, termasuk audit dan pendampingan, sehingga diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat, khususnya DKM dan UPZ, semakin yakin bahwa zakat dan sedekah benar-benar dikelola untuk kepentingan umat. Pemerintah juga diharapkan turut aktif dalam pengawasan dan sosialisasi,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga disalurkan bantuan kepada guru ngaji dan DKM sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina umat.

Tak hanya itu, acara ini turut menjadi ajang pemberian penghargaan bagi para juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Lomba Cerdas Cermat (LCC), pidato bahasa Arab, adzan, hingga puisi islami.

Kelurahan Mulyasari berhasil meraih Juara Umum I PORSADIN Tingkat Kecamatan Tamansari, dengan sejumlah prestasi di antaranya:

  • Juara 1 LCC
  • Juara 1 Pidato Bahasa Arab (Putra)
  • Juara 1 MTQ (Putra)
  • Juara 1 Puisi Islami (Putra)
  • Juara 1 Adzan (Putra)
  • Serta berbagai juara lainnya di cabang lomba berbeda

Sementara itu, Juara Umum II diraih oleh Kelurahan Setiawargi, dan Juara Umum III oleh Kelurahan Sumelap.

Menutup kegiatan, Ateng Rusdana yang juga menjabat sebagai Ketua DPAC Kecamatan Tamansari menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan PORSADIN ke-11 tingkat kecamatan yang telah digelar sebelumnya.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sukses, serta melahirkan banyak juara yang membanggakan. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda berbasis keagamaan terus berkembang dengan baik,” pungkasnya. (Asep M)**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *