Jakarta – GM | Laporan terbaru dari Intelligent, platform konsultasi pendidikan dan karier, mengungkap data mengejutkan terkait pemecatan pekerja Gen Z di lingkungan kerja.
Dari survei yang dilakukan, sekitar enam dari 10 perusahaan melaporkan bahwa mereka telah memecat lulusan universitas yang baru direkrut tahun ini. Alasan utama di balik pemecatan ini antara lain kurangnya motivasi, profesionalisme yang rendah, dan buruknya keterampilan komunikasi dari karyawan.
Berdasarkan laporan, 50 persen dari perusahaan yang disurvei menyatakan bahwa kurangnya motivasi atau inisiatif menjadi alasan utama pemecatan. Disusul oleh kurangnya profesionalisme (46 persen), keterampilan berorganisasi yang buruk (42 persen), dan keterampilan komunikasi yang rendah (39 persen).
Huy Nguyen, kepala penasihat pendidikan dan pengembangan karier di Intelligent, dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Euronews menyatakan, “Banyak lulusan perguruan tinggi baru-baru ini mengalami kesulitan memasuki dunia kerja karena perbedaan besar antara lingkungan pendidikan dan dunia profesional. Mereka sering kali tidak siap menghadapi dinamika kerja yang tidak terstruktur dan ekspektasi tinggi terhadap kemandirian.” Ujarnya.
Faktor lain yang juga diidentifikasi sebagai penyebab pemecatan adalah kesulitan menerima feedback (38 persen), kurangnya pengalaman kerja yang relevan (38 persen), keterampilan pemecahan masalah yang buruk (34 persen), serta ketidakcocokan budaya dan kemampuan kerja sama tim yang rendah.
Selain itu, manajer perekrutan juga melaporkan bahwa beberapa pekerja Gen Z menunjukkan kesulitan dalam mengelola beban kerja, sering terlambat, dan kurang berpakaian atau berbicara dengan pantas di lingkungan profesional.
Laporan terpisah dari April lalu juga menunjukkan bahwa pekerja Generasi Z sangat bergantung pada dukungan orang tua selama pencarian kerja. Bahkan, 25 persen dari mereka diketahui membawa orang tua ke wawancara kerja dan meminta orang tua untuk membantu mengirimkan lamaran dan menulis resume.
Bagaimana Cara Lulusan Baru Diterima Bekerja?
Untuk meningkatkan peluang diterima bekerja, perusahaan menyarankan agar lulusan baru menunjukkan kualitas yang dicari oleh para pemberi kerja. Beberapa kualitas utama yang diminati termasuk inisiatif, sikap positif, etos kerja yang kuat, serta kemampuan beradaptasi.
Kualitas-kualitas yang paling dicari oleh perusahaan antara lain:
1. Memiliki inisiatif
2. Sikap positif
3. Etos kerja yang kuat
4. Mudah beradaptasi
5. Terbuka terhadap masukan
6. Tepat waktu dan dapat diandalkan
7. Keterampilan teknis yang solid
8. Keterampilan interpersonal yang baik
9. Pengalaman magang
10. Pengalaman kerja yang relevan
11. Penggunaan media sosial yang sesuai
12. Menghindari topik politik di tempat kerja
Dengan menekankan pada peningkatan keterampilan, motivasi, dan profesionalisme, lulusan baru diharapkan dapat beradaptasi lebih baik dengan tuntutan dunia kerja saat ini.***


















