TASIKMALAYA, GEMAMITRA.COM – Kwartir Ranting (Kwarran) Bungursari menggelar kegiatan Pesta Siaga dan Gladi Tangkas serta Lomba Tingkat II (LT-2) di Lapangan SMP Negeri 16 Tasikmalaya, Jumat-Sabtu, 28-29 Agustus 2026.
Kegiatan kepramukaan yang melibatkan peserta dari berbagai pangkalan se-Kecamatan Bungursari tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus mempererat silaturahmi antarpeserta didik melalui berbagai permainan, perlombaan dan keterampilan kepramukaan.
Ketua Pelaksana kegiatan, Ade Wowon, S.Pd., MG, mengatakan, kegiatan tersebut telah direncanakan sejak awal tahun dan semula akan dilaksanakan menjelang peringatan Hari Pramuka. Namun, karena sejumlah penyesuaian, pelaksanaannya digeser menjadi 28-29 Agustus 2026.
Meski mengalami perubahan jadwal, menurut Ade Wowon, pelaksanaan kegiatan tetap memiliki makna yang sama karena masih berlangsung pada bulan Agustus yang sarat dengan semangat kebangkitan dan persatuan.
“Kegiatan ini sudah kami rencanakan sejak awal tahun. Meski pelaksanaannya mundur dari jadwal semula, maknanya tetap utuh — tetap di bulan Agustus, bulan kebangkitan dan semangat persatuan,” ungkap Ade, Jumat (28/8/2026).
Hari pertama kegiatan diawali dengan Pesta Siaga yang dibuka melalui upacara resmi sekitar pukul 07.30 WIB. Pesta Siaga mengusung tema CERIA, yang merupakan singkatan dari Cerdas, Riang dan Adaptif.
Cerdas dimaknai sebagai kemampuan berpikir aktif, kreatif dan berilmu. Riang berarti selalu gembira, positif dan penuh semangat, sedangkan Adaptif mengandung makna mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan.
Pesta Siaga diikuti seluruh pangkalan tingkat SD dan MI se-Kecamatan Bungursari, terdiri dari 16 SD dan 3 MI. Peserta merupakan anak-anak usia di bawah 10 tahun, umumnya kelas 1 hingga kelas 3 atau maksimal semester pertama kelas 4.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sejumlah perlombaan yang dikemas dalam suasana permainan edukatif, di antaranya memindahkan air, melempar lembing, melempar cincin, menyeberangi sungai serta berbagai permainan lainnya.
Sementara itu, pada pukul 13.00 WIB setelah pelaksanaan salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan Gladi Tangkas dan Lomba Tingkat II (LT-2) bagi Pramuka Penggalang.
Gladi Tangkas diikuti peserta dari 16 SD dan 3 MI, sedangkan LT-2 diikuti lima sekolah tingkat MTs/SMP.
Berbagai materi keterampilan kepramukaan diuji dalam kegiatan tersebut, meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), senam, teknologi sederhana, menaksir serta membaca peta lapangan.
Khusus peserta tingkat MTs/SMP, kegiatan dilaksanakan dengan sistem menginap. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berakhir pada Sabtu, 29 Agustus 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.
Ade Wowon menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter peserta agar lebih mandiri, memiliki inisiatif dan mampu membangun relasi dengan teman-teman dari sekolah lain.
“Harapan kami, wawasan peserta makin terbuka. Tidak hanya berkegiatan di lingkungan pangkalan masing-masing, tetapi juga berkenalan dengan teman-teman dari sekolah lain,” katanya.
“Yang paling utama, mereka menjadi lebih mandiri, punya inisiatif, dan lahir gagasan-gagasan yang cemerlang dari diri mereka sendiri,” lanjutnya.
Untuk menjaga objektivitas dan keadilan dalam perlombaan, Kwarran Bungursari menghadirkan juri dan pelatih langsung dari Kwartir Cabang (Kwarcab). Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari para lulusan Kursus Mahir Dasar (KMD) Juni 2026 yang baru dilantik dan dilibatkan sebagai tenaga pendamping.
Ade berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat sekaligus tetap mengutamakan kesehatan dan kekompakan.
“Pesan saya kepada seluruh peserta, tetap jaga kesehatan, tetap solid, dan keluarkan ide-ide terbaik kalian!” pungkasnya. (Asep M)**


















