Gemamitra.com – Kota Tasikmalaya
Pos Jaga 5 Urug atau akses menuju Kota Tasikmalaya dari arah Sukaraja, tepatnya dikampung Ciseureuh, Kelurahan Urug, Kawalu, kendaraan keluar masuk lumayan ramai.

Berbeda sekali dengan pos penjagaan di Leuwi Mida Asta, volume kendaraan relatif kecil.

Pos penjagaan Urug merupakan jalur menuju pusat kota Tasikmalaya dari arah selatan.

Dilokasi ini para penjaga tampak lebih sibuk, dari mulai pemeriksaan suhu tubuh, mendata identitas, dari mana serta menuju mana, lantas menyemprot desinfektan ke tubuh kendaraan.

Pada hari kelima ini, Minggu 5 April 2020 para personel yang dilibatkan tampak lebih banyak, sekitar 40 orang. Terdiri dari unsur TNI 5, Polri 5 personil, Dshub 2, Pol PP 2, BPBD, PMI, PKM, BAZNAS, Tagana masing-masing satu orang.

Sementara Karang Taruna kelurahan Urug menurunkan hampir 15 personil, ditambah lagi kekuatan tambahan relawan dari Ormas XTC dari Kecamatan Kawalu yang turun sekitar 12 personil.

“Rata-rata kendaraan yang lewat dan tercatat mencapai 300 sampai 500 kendaraan dengan jumlah orang sekitar 500 hingga 750 orang.” Ujar Heri, salah seorang petugas dari BPBD.

“Dari mulai hari pertama penjagaan sampai hari Sabtu kemaren tidak ditemukan orang yang bermasalah kesehatannya. Petugas hanya menemukan ODP hari ini, ada 8 orang dari Sumedang. Tapi masuk ke Kota Tasik ini, dari Cibalong, kabupaten Tasikmalaya.” Imbuh Ajang Ketua Gaza Kawalu, yang intens ikut menjaga dari mulai hari pertama.

Heri menambahkan, kekurangan dari bantuan yang agak mengganggu kinerja adalah alat pelindung diri (APD) untuk relawan. Perihal akomodasi serta kebutuhan lainnya untuk petugas yang tercatat dalam struktur Satgas tidak ada masalah.

“Alhamdulillah sejauh ini kondusif, cuma kami kekurangan APD untuk para relawan yang membantu kami dilapangan.” Pungkasnya. (Yus)***