Tasikmalaya – Gemamitra.com | Semangat kompetisi dan kreativitas pelajar sekolah dasar menggema di Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Sebanyak 16 Sekolah Dasar ambil bagian dalam rangkaian perlombaan yang digelar sepanjang April 2026, mulai tanggal 8 hingga 29 April.
Beragam ajang digelar sebagai wadah pengembangan bakat siswa, di antaranya Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) pada 8 April, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) pada 9 April, Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) pada 16 April, serta lomba Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dijadwalkan pada 29 April.
Di tengah persaingan tersebut, SDN Leuwikidang tampil menonjol dengan torehan prestasi membanggakan di berbagai cabang lomba, bahkan berhasil menyabet gelar juara umum pada ajang FLS3N tingkat kecamatan.
Kepala SDN Leuwikidang, Yusuf Darmadi, S.Pd.SD, mengungkapkan bahwa capaian ini tidak lepas dari program pembinaan yang selama ini digalakkan di lingkungan sekolah. Ia menekankan pentingnya kegiatan ekstrakurikuler sebagai sarana pembentukan karakter sekaligus pengembangan potensi siswa.
“Program yang sedang kami galakkan di sekolah yaitu ekstrakurikuler di bidang olahraga, kesenian, serta pramuka. Ini bertujuan untuk mengalihkan kebiasaan negatif murid yang terlalu sering bersentuhan dengan media sosial, khususnya game, sekaligus sebagai langkah pengkaderan siswa berprestasi di masa depan,” ujarnya, kepada Gemamitra.com, Rabu, 22 April 2026.
Prestasi siswa SDN Leuwikidang tersebar di berbagai ajang. Pada FTBI, Nida berhasil meraih juara 2 maca sajak, Nayaka juara 2 ngarang carpon, dan Keisha juara 2 borangan wanoja. Sementara pada FLS3N, Meysa menyabet juara 1 gambar bercerita, Dipa dan Kaisan juara 1 pantomim, serta Afnan juara 2 menulis cerita pendek.
Tak kalah membanggakan, pada ajang O2SN, Kayla meraih juara 2 atletik kanga escape dan juara 3 atletik formula one, serta Alya yang berhasil meraih juara 2 cabang bulutangkis.
Yusuf berharap, hasil dari kegiatan ini tidak hanya berhenti pada raihan juara, tetapi mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi para siswa.
“Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan motivasi bagi murid-murid SDN Leuwikidang khususnya, dan umumnya bagi seluruh siswa di Kecamatan Bungursari untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri,” tambahnya.
Ajang perlombaan ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga momentum pembinaan generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berprestasi di tengah tantangan era digital yang kian kompleks. (Pakesit)**


















