Gema Mitra – Kota Tasik
Berlangsung di Halaman Sekolah SMA/SMK Pasundan 2 Kota Tasikmalaya, dilaksanakan Upacara Pembukaan Pasanggiri Maca Sajak Sunda Sa-Tatar Sunda Ka-17 Kamis, (24/10/19). Upacara Pembukaan tersebut dipimpin oleh Ketua Pelaksana Drs. Eri Kustiaman, M. Pd dan Plt Asisten Daerah (Asda) 1 Setda kota Tasikmalaya Undang Hendiana mewakili Wakil Walikota M. Yusuf secara Simbolis memukul kohkol tanda acara resmi dimulai.

Usai pembukaan, Undang mangaku bangga sekaligus mengapresiasi kepada Teater Kappas selaku inisiasi dan Ketua Pelaksana Kegiatan Eri Kustiaman atas penyelenggaraan Pasanggiri Maca Sajak Sunda Sa-Tatar Sunda Ka-17 kembali digelar. “Kami atas nama Pemerintah Kota Tasikmalaya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Teater Kappas dan kang Eri Kustiaman, karena Pasanggiri seperti ini masih ada di tengah-tengah ramainya modernisasi dengan konsisten untuk ngamumulé budaya sunda,” ungkap Undang.

Menurutnya, Pasanggiri harus ditumbuh kembangkan, didorong, dan kegiatan itupun bukan hanya untuk masyarakat lokal, melainkan sudah berbicara perihal Jawa Barat. “Ini bukan sebuah pekerjaan yang mudah, ada ikhtiar yang luar biasa, oleh karena itu kami sekali lagi mengapresiasi kegiatan ini, semoga menjadi Pionir generasi milenial,” pungkas Undang.

Eri Kustiaman selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa Apresiasi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya sangat luar biasa. Ia berharap agar Pasanggiri ke depannya bisa lebih baik lagi.

“Alhamdullilah hari ini SMA/SMK Pasundan 2 Tasikmalaya yang digawangi Teater Kappas, telah menyelenggarakan Pasanggiri yang ke-17, dan alhamdullilah hari ini juga acara dibuka oleh Plt Asda I, kang haji Undang yang mewakili Wakil Walikota dimana pada hari ini tidak bisa hadir, tetapi itu Luar biasa apresiasinya. Mudah-mudahan ke depannya penyelenggaraannya lebih baik lagi,” harap Eri.

Lebih lanjut dikatakan, sebetulnya simpel saja, kami hanya mempunyai satu kegiatan yaitu Maca Sajak saja, tidak ada kegiatan lain dan hari ini tanggal 24 kita melakukan penyisihan tahap SD dan SMP, kemudian hari ke-2 tanggal 25nya dilakukan penyisihan untuk tahap SMA dan Umum, juga tanggal 26nya akan dilaksanakan Final untuk semua kategori yang sudah disebutkan, dimana para peserta wajib membacakan 2 sajak, sajak pas penyisihan dan sajak Final. Adapun juri untuk final nanti, kata Eri, akan dinilai oleh Godi Suwarna (Ciamis), Nunu Nazarudin Azhar (Tasikmalaya), dan Yusep W. Muldiyana (Bandung).

“Jadi kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 24-26 Oktober 2019, dan di puncak acara malam minggu, kita adakan acara yaitu Udunan Karya. Para seniman-seniman Jawa Barat dipastikan akan pentas di menghibur, menyemarakan acara ini,” paparnya. (M. Rizky Arbianto)***