Jum. Feb 26th, 2021

    Oleh:Budiman

    Sangat rugi jika hidup dihabiskan dengan ketidak bahagian. Hidup sekali namun proses hidup dibuat setiap detiknya untuk senyum bahagia dengan kebersamaan.

    Cukup perpolitikan yang membuat kita runyam, namun nalar dan hati nurani tetaplah normal. Sehingga bahagia bisa diciptakan. Idealnya seperti itu.

    Ramadan yang ke 27 inipun sengaja di buat oleh panitia Bursa Alumni SMA Negeri 1 Malangbong Garut untuk menciptakan salah satu kebahagian yang penuh dengan senyum dengan diisi canda tawa.

    Silaturahmi menjadi senjata yang sangat ampuh untuk kita bersama-sama bertemu menumbuh kembangkan kebahagian ditengah-tengah kebingungan masyarakat yang kian menjulang tinggi.

    Silaturahmi dibulan Ramadan yang penuh berkah ini menjadi ajang Alumni SMA Negeri 1 Malangbong Angkatan 2003 mengadakan buka bersama yang sangat kental dengan hangatnya kekeluargaan.

    Alt

    Ini patut dilestarikan dan di tumbuh kembangkan, karena selain kebersamaan juga ada yang lebih masuk ke ranah kontekstualnya yaitu proses melestarikan kehidupan kita selaku makhluk sosial.

    Proses melestarikan kehidupan sosial ditengah-tengah kehidupan individual merajalela menjadi sesuatu pemikiran untuk terus digelorakan oleh panitia.

    Sama halnya kepada panitia yang ketika pelaksanaan buka bersama ini berlangsung menuturkan kepada penulis bahwa kita butuh kebersamaan untuk menciptakan kebahagian dan melestarikan kehidupan kita selaku makhluk sosial.

    Sungguh agung dan mulia niatannya. Semoga virus ini mampu menjalar ke setiap lini generasi.

    Akhirnya penulis mengajak kepada semuanya tetap rapatkan barisan untuk tetap merajut dan menjalin kebersamaan dari alumni SMA Negeri 1 Malangbong Angkatan 2003 dengan melestarikan kehidupan kita sebagai makhluk sosial.

    By gemamitra

    Portal media online gemamitra.com merupakan kepanjangan dari Majalah Gema Mitra yang ada di bawah naungan PT Gema Mitra Abatasa. Sarana informasi yang mengupas pemberitaan secara lugas, tegas dan berimbang serta menjunjung tinggi hati nurani.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *