SMP Terpadu Al Hafid Terima Kunjungan Program Jaksa Masuk Sekolah untuk Tingkatkan Kesadaran Hukum di Kalangan Pelajar

Tasikmalaya – GM | Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) merupakan inisiatif Kejaksaan Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar dan remaja. Program ini dirancang untuk memperkenalkan pentingnya hukum kepada generasi muda serta memberikan pemahaman mengenai bahaya tindakan pidana, seperti penyalahgunaan narkoba, korupsi, dan kekerasan.

Melalui program ini, para jaksa turun langsung ke sekolah-sekolah guna memberikan edukasi hukum secara interaktif, sehingga pelajar lebih memahami hak dan kewajiban mereka dalam kehidupan bermasyarakat.

Bacaan Lainnya

Salah satu kegiatan JMS kali ini dilaksanakan di SMP Terpadu Al Hafid yang berlokasi di Bojongsari, Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini mendapat kunjungan langsung dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, dengan kehadiran Kepala Kejaksaan Negeri yang diwakili oleh Kepala Seksi Intelijen, Rabu 12 Februari 2025.

Turut hadir pula Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya sebagai bentuk dukungan terhadap program edukasi hukum ini.

Pentingnya Kesadaran Hukum bagi Pelajar

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, Widjatmoko, menegaskan bahwa program JMS bertujuan untuk memperkenalkan berbagai permasalahan hukum kepada generasi muda sejak dini dengan mengusung moto “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman.”

Ia berharap kegiatan ini dapat membuat para pelajar lebih memahami peran kejaksaan dalam menegakkan hukum serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang mereka lakukan.

Sementara itu, Kepala SMP Terpadu Al Hafid, Asep Badru Zaman, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara ini serta menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya untuk menjadi bagian dari program Jaksa Masuk Sekolah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan fasilitas sekolah, mengingat SMP Terpadu Al Hafid masih dalam tahap pembangunan.

“Kami menyadari bahwa fasilitas kami masih terbatas, namun kami sangat berterima kasih kepada Dinas Pendidikan yang telah memilih SMP Terpadu Al Hafid sebagai salah satu sekolah yang terlibat dalam program Jaksa Masuk Sekolah. Ini merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami, keluarga besar SMP Terpadu Al Hafid,” ujar Asep Badru Zaman.

Apresiasi dari Dinas Pendidikan

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Edi Ruswandi H, S.Pd., MM, turut menyampaikan apresiasi kepada SMP Terpadu Al Hafid yang meskipun berada di daerah perkampungan, mampu membangun sarana pendidikan yang megah dan berkualitas.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Edi Ruswandi H, S.Pd., MM, dan Kepala SMPT Al Hafid Asep Badru Zaman, S.Pd., M.Pd., bersama rengrengan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Edi Ruswandi H, S.Pd., MM, dan Kepala SMPT Al Hafid Asep Badru Zaman, S.Pd., M.Pd., bersama rengrengan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya sangat bangga melihat sekolah ini. Ternyata, ketika ada kemauan yang dibarengi dengan kerja keras dan tekad yang kuat, hasilnya bisa luar biasa. Semoga ke depan SMP Terpadu Al Hafid semakin maju dan berkembang,” ungkapnya.

Program Jaksa Masuk Sekolah diharapkan dapat menjadi wadah edukasi hukum yang efektif bagi para pelajar, sehingga mereka dapat memahami hukum dengan lebih baik dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin sadar akan pentingnya menjauhi perilaku yang melanggar hukum serta mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *