Tasikmalaya – Gemamitra.com | Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong peran generasi muda dalam pembangunan ekonomi daerah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Lokal Berdaulat, Nasional Terkoneksi” yang digelar di Alhambra Hotel, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 21.00 WIB ini menjadi ajang konsolidasi para pelaku usaha muda, organisasi kepemudaan, akademisi, dan unsur pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing.
Ketua Umum FKP Kabupaten Tasikmalaya, Muhammad Fakhrudin Hidayat, S.Sos., mengatakan bahwa pengusaha muda memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Menurutnya, capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada Triwulan I Tahun 2026 harus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin aktif menciptakan peluang usaha dan menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat.
“Berbagai kebijakan pemerintah yang mendorong penguatan UMKM, transformasi digital, peningkatan investasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha muda,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tema “Lokal Berdaulat, Nasional Terkoneksi” mencerminkan semangat membangun kemandirian ekonomi daerah melalui penguatan potensi lokal, sekaligus memperluas akses pasar dan jejaring usaha hingga tingkat nasional.
Dalam FGD tersebut, para peserta mendapatkan berbagai perspektif mengenai pengembangan kewirausahaan dari sejumlah narasumber. Muhammad Fakhrudin Hidayat memaparkan pentingnya penguatan kelembagaan organisasi dan pembangunan jaringan kewirausahaan pemuda sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Ajizul Husni Mubarok berbagi pengalaman mengenai strategi membangun usaha yang berkelanjutan, memperkuat inovasi, serta memperluas pangsa pasar dari tingkat lokal menuju pasar nasional.
Adapun Atep Dadi Sumardi yang mewakili unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang aman, kondusif, dan produktif. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.
Diskusi yang berlangsung dinamis menghasilkan kesepahaman bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Para peserta juga menyambut positif berbagai kebijakan pemerintah yang memberikan ruang lebih luas bagi pengembangan UMKM dan kewirausahaan sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional.
Melalui forum tersebut, FKP Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah konsolidasi, pembinaan, dan pengembangan kapasitas pengusaha muda. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, FKP berharap semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan produktif, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi daerah dan kemajuan Indonesia. (Red)**


















