Sambut TOF, Disdukcapil Kota Tasikmalaya Luncurkan Go-Dok dan Bagikan 5000 Keping KIA

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Gema Mitra – Kota Tasik

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan semarak 18 Tahun Kota Tasikmalaya, digelar berbagai kegiatan salah satunya Pawai Jampana. Sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tasikmalaya membagikan 5000 keping Kartu Identitas Anak (KIA), replika jenis-jenis pelayanan Adminduk dan pengenalan Go Dok (Go Dokumen Kependudukkan).

“Kita menyuguhkan dua model dan replika jenis-jenis pelayanan Adminduk, penyerahan KIA sebanyak 5000 keping dan pengenalan Go Dok (Go Dokumen Kependudukkan) untuk memfasilitasi warga yang sibuk bekerja, cukup dengan aplikasi WhatsApp (WA) di nomor 0821-2612-8404, dokumen akan dikirim ke alamat. GRATIS”, ungkap Kadisdukcapil Kota Tasikmalaya H. Imih Misbahul Munir, Minggu 13/10/2019.

Ia menuturkan, momentum ini kita manfaatkan untuk memberi tahukan atau sosialisasi jenis-jenis layanan yang kami berikan, dan betapa sibuknya para petugas dalam melayani masyarakat. Disamping itu, kami juga mensosialisasikan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk  #GISA sebagai sebuah gerakan untuk membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan. Kesadaran tersebut ditunjukkan dengan 4 hal, yakni kesadaran akan pentingnya dokumen kependudukan, pentingnya pemanfaatan data kependudukan, pentingnya pemutakhiran data kependudukan, dan pentingnya pelayanan administrasi kependudukan yang membahagiakan rakyat. “Diharapkan dengan sosiolisasi drama yang kami suguhkan dapat mendorong para pemangku kepentingan agar aware terhadap Disdukcapil”, pungkasnya.

Marini Sekpri Disdukcapil Kota Tasikmalaya mengaku bangga dan bersyukur bahwa dalam mempersiapkan segala keperluan Adminduk, pihaknya selalu menjunjung tinggi loyalitas dengan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Dari mulai operator di Kecamatan yang harus kerja lembur untuk memenuhi semua keperluan Adminduk masyarakat.

“Intinya semua kegiatan yang terselenggara sesuai dengan isi #GISA yang ke 4 Yaitu: membahagiakan masyarakat. Karena betapa besar animo masyarakat kota Tasikmalaya yang ingin melengkapi Administrasi Kependudukannya,” paparnya. (Kesit)***

Leave a Reply