Gemamitra.com – Kota Tasikmalaya

Geram dengan menumpuknya sampah yang mengganggu aktivitas seharai-hari, warga Kelurahan Tanjung Kota Tasikmalaya mengadakan musyawarah mengenai TPSS (Tempat Pembuangan Sampah Sementara) yang ada di wilayahnya.

Seperti dikatakan Wewen Sarip Gunawan Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Kelurahan Tanjung, bahwa demi terciptanya kebersihan lingkungan yang terkoordinir, terarah, kami mengadakan musyawarah dengan harapan Kelurahan Tajung khususnya bisa terbebas dari sampah.

“Alhamdullilah semua warga yang terdiri dari Tokoh Masyarakat, Kiai, RT/RW merespon positif, terlebih responsif dari warga yang menerima bantuan fisik TPSS, terdapat kesepahaman-kesepahaman untuk mendindaklanjuti program yang sedang kami prioritaskan,” papar Wewen Sarip Gunawan selaku Ketua LPM Kelurahan Tanjung, Sabtu malam 4/01/2020.

Lebih lanjut dikatakan, ke depan, kami juga akan membuat MoU dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya dengan gagasan kami akan mengkoordinir semua sampah se-Kelurahan Tanjung untuk dimanfaatkan dengan tujuan menjaga kebersihan lingkungan supaya terkoordinir, terarah, dan memang itu bagian dari pada tugas kita semua untuk merawat dan merumat kebersihan.

“Untuk itu, kami akan berupaya membeli mesin pencacah untuk memisahkan sampah organik dan non organik, agar Kelurahan Tanjung bisa berdiri di atas kaki sendiri tidak bertitik-tumpu pada Pemerintah Kota Tasikmalaya, ujar Wewen.

Selain itu, Wewen menyebut, bahwa warga juga berharap agar Pemerintah Kota Tasikmalaya mendukung gagasan tersebut. Karena kami juga sepakat akan menindaklanjuti program kebersihan Ciwulan yang meliputi wilayah Kampung Asta sampai Urug.

“Untuk itu, dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi dengan Bagian Aset Kota Tasikmalaya perihal keberadaan Batas Aset Ciwulan supaya batas tanah warga tidak ke bawa ke Pemerintah demi berkembangnya kesadaran masalah lingkungan dengan program yang sedang dan akan digulirkan warga,” pungkas Wewen.  (M. Rizky Arbianto)***