DPRD Kota Tasikmalaya Terima Usulan Audiensi Gabrutas Terhadap Penanganan Geng Motor

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Gemamitra.com – Kota Tasikmalaya

Gerah dengan brandal geng motor, Gabrutas menggelar audiensi di Ruang Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa, 10/3/20 yang dihadiri Komisi I, II, dan IV, Danramil Indihiang, Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kota, dan OPD-OPD,

H. Aslim, SH Ketua Badan Musyawarah DPRD Kota Tasikmalaya mengapresiasi tindakan Gabrutas dan setelah pertemuan tersebut tuntutan-tuntutan/ usulan akan dirembug secara bersama dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Kami mengapreasi tindakan dari Gabrutas, dan setelah ini usulan-usulan/ tuntutan-tuntutan mereka akan kita rembug secara bersama dengan Pemerintah Kota, ke depannya tentunya Kota Tasik ini karena kita kota santri dan visi misinya luar biasa, tentunya kita Kota Tasik ini aman, tentram, mau keluar jam berapa saja tenang, jangan sampai ada rasa takut, karena itu kan yang diharapkan masyarakat itu” Terang Aslim

Lebih lanjut dikatakan kalau kita lihat kerja kepolisian sudah luar biasa, sudah bagus kita juga mengapresiasi kerja kepolisian, tinggal kita tingkatkan saja rasa kerjasama ini, kalau misal nantinya ada kerjasama dengan masyarakat Tasik lebih baik, berarti masyarakat penuh dengan dukungan.

“Dan hari ini kan Komisi I, Komisi III, dan Komisi IV hadir dan saya langsung sampaikan, masukkan itu harusnya keterbukaan bersama dengan pemerintah kota, tak bisa oleh diri sendiri, termasuk oleh Forum Pimpinan Daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, ngga bisa sepihak dari DPRD tok yang kita bicarakan. Sebab ada hal teknis yang harus dibahas dan akan dikaji.” Terang Aslim.

Nanang Nurjamil Pembina Gabrutas mengatakan maksud dan tujuan audiensi tersebut pada intinya adalah untuk menciptakan ruang yang lebih aman, kondusif, dari aksi brandalan geng motor agar keselamatan dan mempunyai jaminan keamanan yang tinggi untuk warga masyarakat Kota Tasikmalaya.

Dia menuturkan, pihaknya ingin menyampaikan 12 item yang sudah ditentukan, yang sudah kami sampaikan. Paling pentingnya adalah kami ingin warga masyarakat Kota Tasikmalaya yang sekarang ini merasa terancam, dari aksi brandalan geng motor secepatnya menjadi aman, nyaman, dan ada rasa jaminan keamanan, kami ingin di setiap peristiwa ini hadir negara di sini. Yang kedua kami ingin terbentuknya Tim Jalur/ Jaga Lembur yang para anggotanya terdiri dari RT/ RW, Karang Taruna, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Aktifis Ormas LSM, para santri, Ulama, yang kendali koordinasinya tetap ada di tangan Polsek dan Koramil.

“Jadi Tim Jalur ini tupoksinya hanya mencegah, mengawasi, mengendalikan, tapi tidak melakukan penindakan, penindakannya tetap ada di pihak kepolisian. Yang ketiga secepatnya Polsek, Polres menyediakan saluran online sehingga warga masyarakat ketika ada kejadian ngga usah lari ke polres tapi melalui whatsapp saja, disampaikan bahwa ada kejadiannya ini, pelakunya ini, sehingga pihak polsek dan polres bisa menurunkan anggota, penyidikan secara cepat” Papar Nanang

Sementara itu Kompol Shohet Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kota menanggapi dengan positif sepanjang hal tersebut masih di wilayah keamanan Kota Tasikmalaya, dan dirinya dan anggotanya siap membantu dan merespon segala macam bentuk usulan Gabrutas itu.

“Kita menanggapnya dengan sangat positif, sepanjang hal itu masih di wilayah keamanan, kami siap membantu dan merespon usulan gabrutas tersebut, secara umum kota tasikmalaya ngga masalah, karena audiensi ditujukkan kepada DPRD nanti DPRD dengan mekanisme yang ada nanti akan mengundang OPD atau pihak-pihak terkait untuk merumuskan semua tuntutan yang bisa dipenuhi dan tidak. Harapannya tentu masyarakat tasikmalaya kota ini merasakan ketertiban kondusif di kota tasikmalaya” Harap Shohet. (M. Rizky Arbianto)***

Leave a Reply