Jumat, Juni 25, 2021
Beranda Regional Muscam KNPI Kecamatan Kawalu, Ricuh

Muscam KNPI Kecamatan Kawalu, Ricuh

Kota.Tasikmalaya.gemamitra.com | Permainan apapun bentuknya, seperti sangat dekat dengan kericuhan karena kerap ada dugaan main curang. Atau karena salah persepsi, atau beda tafsir dalam menyimpulkan gerakan atau tindakkan lawan.

Tapi ada juga, bahwa yang dianggap tidak fair oleh lawan, malah kita mengistilah dengan trik atau strategi.

Kuatnya keinginnan mendorong seseorang, seringkali ia melakukan langkah “mahiwal” alias over lap. Algoyah tubarir alwasilah (tujuan menghalalkan cara) kerap dilakukan demi memenuhi syahwatnya, terutama berkait dengan kekuasaan (politik).

Hal yang lumrah, atau boleh jadi semacam dihalalkan dengan anomali framing, teori putar balik kemasan. Curang bisa saja digantikan istilah kecerdikan.

Tak heran kita kerap menyaksikan sebuah pertunjukan kotor, kala bersentuhan dengan sebuah kontastasi terutama dengan kontes pertarungan politik.

Tapi, kebanyakan di permainan ini, bagaimana meneliti kecurangan lawan, bagai mana serapatnya menyembunyikan kecurangan sendiri. Intinya, kita harus pandai memelototi orang dan kilat menyembunyikan nakal kita.

Seperti halnya pemilihan ketua KNPI kecamatan Kawalu yang dihelat Minggu, 30 Mei 2021, berlangsung di Aula Ponpes  Manarul Huda, Kel Gunung Tandala, Kec. Kawalu, terjadi kericuhan. Penyebabnya, panitia dipandang tidak trasnparan dan dianggap tidak jujur, hingga mengundang reaksi yang agak panas.

Dugaan adanya dengdek topi disampaikan oleh Ketua PAC PP Kawalu, yang nota bene merupakan mobilisator kekuatan H. Ginanjar S. Pd. Salah satu kandidat dari Pemuda Pancasila.

“Undangan datang terlambat dan harus jemput bola. Soal tempat penyelenggaraan juga tidak netral. Kenapa tidak di kantor kecamatan? Memang tidak secara masif ada yang diuntungkan atau dirugikan. Tapi tercium bau tidak sedap dan kurang elok.”
Ujar Erik Robani.

“Ngadadu” untuk memilih ketua KNPI kecamatan Kawalu menggantikan Cepi Restiadi yang jabatannya telah rampung di ikuti 2 kandidat. H. Ginanjar dari Pemuda Pancasil satunya lagi Dikdik Ahmad dari pewakilan Nahdatul Ulama.

Dengan terjadinya ketegangan, sehingga hampir terjadi keributan fisik, panitia yang dipertua oleh Endang Rusyanto menskorsing ngadadu ini, dengan waktu dan tempat masih akan dibicarakan.

Muscam yang diagenda mulai pukul 9.00 terlambat karena persoalan kehadiran peserta yang terlambat.

Saat verifikasi berlangsung terjadi adu argumen antara pimpinan sidang dengan sebagian peserta yang melihat gelagat tidak benar.

Disamping banyak surat mandat yang ganda, adanya pembiaran dari pimpinan sidang terkait peninjau yang hadir di persidangan tapi tidak dijelaskan. Sedang peserta sidang tidak tahu apakah peninjau punya hak pilih atau tidak? Jika peninjau memilih itu akan ada yang dirugikan. Senyatanya peninjau tidak punya hak pilih.

“Kami menghimbau kepada panitia pelaksana, agar pelaksanaan musyawarah ini tidak main-main. Segala hal yang akan mengakibatkan kecurigaan dan kecemburuan mesti dihindari.” Pungkas Erik. (Yusr)

gemamitrahttps://gemamitra.com
Portal media online gemamitra.com merupakan kepanjangan dari Majalah Gema Mitra yang ada di bawah naungan PT Gema Mitra Abatasa. Sarana informasi yang mengupas pemberitaan secara lugas, tegas dan berimbang serta menjunjung tinggi hati nurani.
RELATED ARTICLES

Bupati Pangandaran Siap Buat Distinasi Wisata Baru di Sungai Putrapinggan

Pangandaran.gemamitra.com | Niat Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata untuk mewujudkan objek wisata Tirta Baru Putrapinggan mendapat dukungan dari mantan menteri kelautan dan perikanan Susi...

DPRD Kota Tasikmalaya Siap Kirim Surat Pembebasan Habib Rizieq Sihab

Kota.Tasikmalaya.gemamitra.com | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tasikmalaya kembali menerima audiensi Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) terkait tuntutan 6 tahun penjara...

KMRT Gelar Aksi Tolak Pelemahan KPK

Kab.Tasikmalaya.gemamitra.com | Koalisi Masyarakat & Rakyat Tasikmalaya (KMRT) gelar aksi Demonstrasi di halaman tugu 'Lam Alif' Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya. Dalam aksinya, KMRT menolak segala upaya...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Situ Gede, Kisah Cinta Segitiga

Masyarakat, pemerintah kota juga provinsinya Oleh: Orockkappas (OK) “Kesehatan situ gede semakin memburuk luka prabudilaya semakin akut sedangkan Kota Tasikmalaya krisis obat juga perawat sehingga...

Dinas PUTRPRKD Pangandaran Kebakaran, Tiga Unit Pemadam Diturunkan

Pangandaran.gemamitra.com | Sebuah bangunan yang digunakan sebagai Kantor Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Dan Kawasan Pemukiman (PUTRPRKP) mengalami kebakaran pada Minggu sore (29/6/2021),...

Geliat Wanita Tani Masyarakat Cikalong Pangandaran

Pangandaran.gemamitra.com | Kelompok wanita tani (KWT) mawar putih dusun Citembong desa Cikalong kecamatan Sidamulih kabupaten Pangandaran sejak berdiri tahun 2008, terus menunjukan eksistensinya hingga...

Situ Gede Oh Situ Gede Riwayatmu Kini

Oleh: Tatang Pahat Ada dahulu ada sekarang. Bila tak ada dahulu tak akan ada sekarang. Karena ada masa silam maka ada masa kini. Bila tak...