Anggota DPRD Kota Tasik Bertakziah ke Rumah Korban Penerima Bansos

Kota Tasikmalaya – GM | Anggota DPRD H Murjani SE MM sengaja bertakziah dan menyampaikan belasungkawa ke keluarga almarhum salah satu penerima bentuan pencairan bantuan tunai Rp 500 ribu di Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya yang sempat viral beberapa waktu, Sabtu (16/04/2022).

Murjani menyebut, telah disampaikan hasil pertemuan dengan Ibu dan kakak almarhum, kalau yang bersangkutan memang memiliki riwayat penyakit dan pada hari Jumat 15 April kemarin pergi ke kelurahan untuk pencairan Bansos untuk RW 06 Peundeuy giliran jam 10 wib.

Read More

Murjani melanjutkan, menurut kakaknya pada jam 9 Wib almarhum sudah ke kelurahan dan dikarenakan banyak yang mengantri, maka almarhum pulang, lalu selepas sholat Jumat ke Sukaraja untuk membeli jam, karena masih banyak orang yang mengantri di kelurahan.

“Setelah itu, almarhum pulang ke rumah (semua perjalanan diantar oleh kakaknya naik sepeda motor). Keluarga menceritakan almarhum tidak mengantri bansos hanya datang pagi karena penuh pulang lagi,” ucap Murjani menirukan klarifikasi keluarga korban.

Atas kejadian ini, Murjani meminta kepada PT Pos dan Dinsos agar distribusi dengan jumlah banyak jangan hanya di satu titik yang jumlahnya hampir dua ribuan jiwa. Pasalnya, penerima bansos akan membuat antrian panjang dan berkerumun, bahkan tidak sedikit kelurahan sampai jam 12 malam baru selesai.

“Selanjutnya harus ada evaluasi pembagian berikutnya terkait hal pendistrubusianya PT Pos bisa saja melibatkan RW atau menambah personil yang saat pembagian saya lihat juga sangat terbatas,” ungkapnya.

Sebenarnya kata Murjani, kalkulasi
seperti contoh membagikan ke 2000 orang dan harus berapa personil serta waktu berapa lama sangat mudah, sehingga sudah bisa terhitung rasionalnya perlu berapa hari atau orang yang membagikan.

“Dengan begitu, tidak terjadi antrian panjang atau tidak sampai jam 12 malam selesainya,” pungkasnya. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *