Jumat, Juni 25, 2021
Beranda Hukum BP Batam dan PT Wiraraja Tangguh Digugat Ke PTUN

BP Batam dan PT Wiraraja Tangguh Digugat Ke PTUN

Riau.gemamitra.com | Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) untuk kedua kalinya digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjungpinang oleh PT Tria Talang Emas.

Kali Ini Gugatan tersebut diajukan tidak hanya terhadap BP Batam saja, tetapi juga terhadap PT Wiraraja Tangguh.

Dalam gugatannya PT Tria Talang Emas mempermasalahkan SK Alokasi Lahan PT Wiraraja Tangguh yang teregister pada BP Batam Dengan Nomor : 12444/A3/L/12/2020 Tentang Pegalokasian dan Penggunaan Bagian Tanah Tertentu Dari Hak Pengelolaan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Atas Nama PT Wiraraja Tangguh.

Menurut Kuasa Hukum PT Tria Talang Emas, Boy Antonious Pratama Afdhal, mengatakan bahwa Gugatan yang diajukan PT TTE kali ini adalah meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan TUN Tanjungpinang agar membatalkan SK Alokasi Lahan PT Wiraraja Tangguh, sebab Penerbitan SK Alokasi lahan tersebut jelas dan nyata melanggar Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku dan juga melanggar asas – asas umum pemerintahan yang baik.

Disamping itu, gugatan ini kami ajukan, sebagai bukti penghormatan kami terhadap Pesan Bapak Presiden Jokowi, yang mana tiap wawancaranya mengatakan “bahwa setiap permasalahan yang muncul dan berhubungan dengan hukum, maka haruslah ditempuh dengan cara hukum, karenanya, apa yang kami lakukan hari ini dengan Menggugat SK Alokasi Lahan PT Wiraraja adalah Bagian dari Implementasi Pesan Bapak Presiden” tuturnya.

“Sebab kami tidak mau menggunakan cara cara diluar hukum untuk mengambil alih lahan tersebut, meskipun kami mampu untuk lakukan hal tersebut,”ungkapnya.

Disamping itu menurut Boy, gugatan hukum yang diajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara ini adalah langkah hukum dalam aspek hukum administrasi Negara, sedangkan secara Hukum Pidana, sedang dipersiapkan Laporannya Ke Bareskrim Mabes Polri, terkait Penyerobotan lahan yang diduga dilakukan Oleh PT Wiraraja Tangguh. tutupnya..!

Sebelumnya PT Tria Talang Emas menggugat BP Batam ke Pengadilan Tata Usaha Negara Tanjungpinang atas Diterbitkannya SK Pembatalan Alokasi Lahan kepada PT Tria Talang Emas, atas Gugatan tersebut Permohonan PT Tria Talang Emas dikabulkan Oleh Pengadilan Tata Usaha Negara, yang mana dalam putusannya memerintahkan Kepada BP Batam untuk mencabut dan membatalkan SK Nomor 163 Tahun 2020 Tertanggal 14 Agustus 2020. ***

gemamitrahttps://gemamitra.com
Portal media online gemamitra.com merupakan kepanjangan dari Majalah Gema Mitra yang ada di bawah naungan PT Gema Mitra Abatasa. Sarana informasi yang mengupas pemberitaan secara lugas, tegas dan berimbang serta menjunjung tinggi hati nurani.
RELATED ARTICLES

BP Batam Diadukan Ke KPK Oleh PT TTE, karena Dianggap Sewenang-Wenang Menerbitkan SK Alokasi Lahan PT Wiraraja

Batam.gemmitra.com | Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) nampaknya harus menghadapi bertubi - tubi permasalahan hukum yang terjadi saat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Situ Gede, Kisah Cinta Segitiga

Masyarakat, pemerintah kota juga provinsinya Oleh: Orockkappas (OK) “Kesehatan situ gede semakin memburuk luka prabudilaya semakin akut sedangkan Kota Tasikmalaya krisis obat juga perawat sehingga...

Dinas PUTRPRKD Pangandaran Kebakaran, Tiga Unit Pemadam Diturunkan

Pangandaran.gemamitra.com | Sebuah bangunan yang digunakan sebagai Kantor Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Dan Kawasan Pemukiman (PUTRPRKP) mengalami kebakaran pada Minggu sore (29/6/2021),...

Geliat Wanita Tani Masyarakat Cikalong Pangandaran

Pangandaran.gemamitra.com | Kelompok wanita tani (KWT) mawar putih dusun Citembong desa Cikalong kecamatan Sidamulih kabupaten Pangandaran sejak berdiri tahun 2008, terus menunjukan eksistensinya hingga...

Situ Gede Oh Situ Gede Riwayatmu Kini

Oleh: Tatang Pahat Ada dahulu ada sekarang. Bila tak ada dahulu tak akan ada sekarang. Karena ada masa silam maka ada masa kini. Bila tak...