Tasikmalaya, Gemamitra.com – Upaya memperkuat kaderisasi sekaligus merawat kedekatan dengan anggota di tingkat akar rumput terus dilakukan Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kota Tasikmalaya. Salah satunya melalui pengajian bulanan yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut berlangsung di Yayasan Pesantren Miftahul Khoeriyah, Pasir Angin Arhaim, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Minggu, 6 September 2026. Ratusan kader Fatayat NU Kota Tasikmalaya turut hadir dalam kegiatan yang dikemas sebagai bagian dari roadshow menyapa kader di berbagai wilayah.
Ketua PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya, Nunun Nuraeni, mengatakan roadshow tersebut sengaja dilakukan untuk mendekatkan jajaran pengurus dengan kader yang selama ini berada di tingkat bawah.
“Biasanya pengajian bulanan bertempat tetap di Gedung PCNU Kota Tasikmalaya. Namun pada tahun ini sengaja diadakan roadshow ke 10 kecamatan. Hal ini bertujuan untuk bersilaturahmi, lebih mendekatkan dan merawat kader yang ada di grassroots,” ujar Nunun.
Menurutnya, pola kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, kebersamaan dan soliditas kader Fatayat NU di tingkat kecamatan hingga ranting.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam kegiatan tersebut juga diisi tausiyah mauidzoh hasanah yang disampaikan anggota Dewan Pembina Fatayat NU, Dede Sumarni, S.Pd.
Dalam tausiyahnya, Dede mengajak seluruh kader untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam setiap langkah perjuangan di Fatayat NU.
Ia menekankan pentingnya nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW tidak berhenti pada kegiatan pengajian, tetapi diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan peran sebagai kader Fatayat NU.
Sementara itu, Ketua MWC NU Bungursari, H. Andis Salahudin, M.Si., mengapresiasi pelaksanaan roadshow tersebut. Menurutnya, kegiatan turun langsung ke wilayah menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan kaderisasi organisasi.
“MWC Bungursari mengapresiasi kegiatan roadshow ini untuk merawat kaderisasi Fatayat. Sebagai organisasi massa, kader Fatayat harus menjadi wadah strategis pembinaan bagi ibu muda agar mendapat tempat aktualisasi dan membina diri melalui pengajian serta kegiatan-kegiatan bermakna,” ungkapnya.
Tak hanya bergerak di bidang keagamaan dan kaderisasi, PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya juga mulai memperkuat pengembangan seni dan budaya melalui berbagai kegiatan kreatif.
Salah satunya dengan pelatihan bagi anggota Marching Band Gita Swara Fatayat yang mendapat dukungan dari Anggota DPR RI, H. Oleh Soleh, M.H.
Pengembangan seni dan budaya tersebut diharapkan menjadi ruang pembinaan sekaligus wadah bagi kader untuk mengembangkan potensi dan bakat kesenian.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya serta rasa cinta tanah air di kalangan kader muda Fatayat NU.
Melalui roadshow pengajian dan pengembangan berbagai kegiatan kader, PC Fatayat NU Kota Tasikmalaya menunjukkan upaya memperkuat organisasi tidak hanya dari sisi struktur, tetapi juga melalui pembinaan kader yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput.**


















