Gemamitra.com – Kota Tasikmalaya
Di Kota Tasikmalaya pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 H tetap dilaksanakan di sejumlah masjid, termasuk Masjid Al-Mukhtariyah.

Masjid yang terletak di lingkungan Pondok Pesantren Al-Mukhtariyah Rancamacan, Cipari, Mangkubumi Kota Tasikmalaya tersebut, pelaksanaan Salat Idul Fitri dilakukan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Hal itu sesuai Fatwa Mazelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 28 Tahun 2020 yang mengatur jalannya Salat Ied di saat pandemi virus corona Covid-19.

Tampil sebagai khatib dan imam dalam sholat hari raya Idul Fitri 1441 H itu ustaz Bubung Nizar, S.Pd.I pimpinan pondok pesantren Al-Mukhtariyah Rancamacan.

Sebagai manusia yang memiliki potensi untuk berbuat salah dan khilaf, maka saatnya kita menyadari kesalahan dan berusaha kembali ke fitrah dengan cara memperbaiki hubungan dengan sesama secara baik.

Hari raya Idul Fitri merupakan momentum untuk menyempurnakan hubungan vertikal dengan Allah (hablun minallah) dan secara horizontal membangun hubungan sosial yang baik (hablun minnannas).

“Karena hakikat lebaran adalah orang yang dimaafkan dosanya oleh Allah SWT dan orang yang saling memaafkan antar sesama, meski dalam kesempatan lebaran tahun ini kita tidak melaksanakan mushafahah, tapi tidak akan mengurangi kekhidmatan kita,” terang ustaz Bubung dalam khotbahnya.

Dia juga mengajak kepada kaum muslimin untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan besarnya ujian yang diberikan kepada manusia lewat pandemi covid-19, semoga menjadi ladang untuk mendapatkan ganjaran yang lebih besar.

“Banyak sekali hikmah yang dapat kita ambil dari ujian ini, selain meningkatkan kepekaan nurani kita terhadap sesama, juga kita semakin sadar bahwa hakekat lebaran bukan kemewahan tapi keistimewaan dihadapan Allloh SWT,” papar ustaz Bubung.

Selesai sholat dan khotbah, Khotib melangsungkan tahlilan, mengajak jemaah muhasabah dan mendoakan arwah yang telah lebih dahulu mendahului kita. (Tatang RA)***