Meriah, Ribuan Guru di Tasikmalaya Ikuti Jalan Sehat dalam Puncak Acara HGN dan PGRI Tahun 2022

Kota Tasikmalaya – GM | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan jalan sehat dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional tahun 2022. Kegiatan teraebut dipusatkan di pelataran Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Rabu (23/11/2022).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Tasikmalaya, Ir. Hj. Ely Suminar, MP., dan dihadiri oleh seluruh ribuan guru jenjang pendidikan se-Kota Tasikmalaya, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Read More

“Kegiatan HUT PGRI ini sebagai puncak dari seluruh rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh pengurus PGRI Kota Tasikmalaya, diharapkan dengan adanya kehadiran dari seluruh jenjang pendidikan bisa terjadi koordinasi dan kolaborasi yang sangat baik,” ungkap Ely.

Ely menuturkan, sebelum acara puncak dilaksanakan, PGRI Kota Tasikmalaya mengadakan kongres dan workshop untuk peningkatan mutu kualitas guru juga berbagai macam perlombaan. “Jadi tidak hanya acara hari ini saja,” ujarnya.

Ketua Panitia Penyelenggara HUT PGRI Kota Tasikmalaya, H. Edi Sudirman, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan di HUT PGRI kali ini mengusung tema “Bersama PGRI Kota Tasik Masagi Mendukung Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka”.

“HUT PGRI ini dilaksanakan atas dasar kerjasama dari guru dan untuk guru, serta di respon positif oleh Kadisdik Kota Tasikmalaya,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua PGRI Kota Tasikmalaya, Dodo Agus Nurjaman, S.Pd., bahwa ada beberapa agenda yang akan diikuti oleh PGRI Kota Tasikmalaya, yakni di Bandung Barat dan Semarang. Beliau juga menyebutkan maksud dan tujuan dari even ini untuk meningkatkan tali silaturahmi anggota PGRI Kota Tasikmalaya.

“Kita juga disokong oleh beberapa seponsor, terutama sponsor utama dari BJB (Bank Jabar Banten), alhamdulillah barusan kita mengeluarkan sepeda motor,” ucapnya.

Dodo juga menambahkan, program terdekat yang akan dilaksanakan ialah pengawalan tenaga pendidik (tendik), serta telah melakukan evaluasi perbaikan-perbaikan struktur organisasi, tiada lain untuk melayani kebutuhan-kebutuhan organisasi supaya lebih baik.

Ia juga berharap, PGRI semakin solid, semakin bisa memperlihatkan jati didinya, kemudian bisa kerjasama, juga tentunya kita sudah komunikasi dengan pemkot.

“Jujur perjuangan saya ingin ada tunjangan daerah, karena kota Tasik ketinggalan sekali dengan kota/kabupaten lain, karena selama ini tunjangan kita hanya seratus ribu rupiah beda jauh dengan kota/kabupaten lain”, ungkapnya.

Disinggung terkait nasib status para guru, Dodo mengakui bahwa saat ini pihaknya (PGRI) lebih memaksimalkan ikhtiar untuk memperjuangkan nasib para guru terutama setelah P3K yang sudah terakomodir 70%.

“Kini kita akan kawal hingga ke pusat yang menurut info target di tahun 2022 selesai maka kita akan kawal terus,’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H. Asep Rusyadi mengatakan bahwa orang hebat bisa melahirkan karya karya bermutu.

Tapi katanya, guru bermutu bisa melahirkan ribuan orang Hebat, “Kami berharap mudah-mudahan guru-guru kita lebih profesional dalam menjalankan tugas,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Asep menyampaikan selamat Hari Guru Nasional, “Serentak berinovasi, wujudkan merdeka belajar,” tandasnya. (Tatang RA)***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *