Rektor UIN Alauddin Bekali 750 Sarjana dengan “4 Tombol Keyboard” Kunci Kehidupan

Makasar, Gemamitra.com Tombol Ctrl, Shift, Alt, dan Esc biasanya hanya menjadi bagian kecil dari keyboard komputer. Namun di tangan Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., empat tombol tersebut berubah menjadi pesan kehidupan bagi para sarjana.

Pesan itu disampaikan Hamdan saat memberikan nasihat kepada 750 lulusan pada Wisuda Angkatan ke-121 UIN Alauddin Makassar yang berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar, Selasa (15/9/2026).

Dengan bahasa sederhana dan dekat dengan keseharian generasi digital, Hamdan menjadikan empat tombol keyboard sebagai metafora untuk menghadapi kehidupan setelah menyandang gelar sarjana.

Pesan pertama datang dari tombol Ctrl atau Control.

Menurut Hamdan, kemampuan mengendalikan diri menjadi modal penting ketika para lulusan mulai memasuki kehidupan di luar kampus. Bukan hanya mengendalikan tindakan, tetapi juga ego, syahwat, nafsu, emosi hingga kebiasaan sehari-hari.

“Kontrollah kehidupan kalian kalau ingin sukses. Kontrol ego, kontrol syahwat, kontrol nafsu. Jangan suka baper, kontrol emosi,” pesan Hamdan.

Setelah mampu mengendalikan diri, lulusan juga dituntut berani melakukan perubahan. Pesan tersebut ia simbolkan melalui tombol Shift.

Hamdan mengajak para sarjana meninggalkan kebiasaan yang tidak produktif dan menggantinya dengan kebiasaan yang lebih positif.

“Ganti kebiasaan buruk kalian. Yang suka mager, ganti menjadi gercep. Ganti kebiasaan-kebiasaan yang tidak produktif,” ujarnya.

Tombol ketiga adalah Alt, yang dimaknai sebagai Alternative atau alternatif.

Hamdan mengingatkan, perjalanan hidup setelah wisuda tidak selalu berjalan sesuai rencana. Karena itu, ketika satu jalan menemui kegagalan, seseorang tidak boleh langsung menyerah.

“Kalau Rencana A tidak berhasil, alternatifnya adalah Rencana B. Mainkan ikhtiar, jangan mudah mati akal, selalu ada jalan keluar dari persoalan-persoalan yang ditemukan dalam hidup ini,” tuturnya.

Sementara itu, Esc atau Escape memiliki makna berbeda. Tombol tersebut justru diingatkan Hamdan sebagai tombol yang tidak seharusnya digunakan ketika menghadapi persoalan kehidupan.

Para lulusan diminta tidak memilih jalan keluar dengan melarikan diri dari masalah. Sebaliknya, setiap persoalan harus dihadapi dengan keberanian dan tanggung jawab.

“Hadapi masalah, hadapi tantangan dengan penuh tanggung jawab. Jangan coba lari dari persoalan, apalagi lari dari kenyataan!” tegasnya.

Hamdan kemudian merangkai keempat tombol tersebut menjadi pesan sederhana namun sarat makna.

Ctrl mengajarkan pentingnya pengendalian diri. Shift mengingatkan agar berani berubah. Alt mengajarkan untuk selalu mencari alternatif ketika menghadapi jalan buntu. Sedangkan Esc menjadi pengingat agar seseorang tidak melarikan diri dari persoalan.

“Tiga tombol inilah (Ctrl, Shift, Alt) yang kalau kalian terapkan dalam kehidupan, insyaallah kalian akan sukses,” kata Hamdan.

Pesan tersebut menjadi bagian dari bekal yang diberikan Rektor UIN Alauddin Makassar kepada 750 lulusan yang resmi meninggalkan fase akademik dan memasuki babak kehidupan yang lebih luas.

Di balik empat tombol sederhana pada keyboard, Hamdan menyampaikan satu pesan besar kepada para sarjana: kendalikan diri, berani berubah, jangan mudah kehilangan jalan, dan hadapi setiap persoalan dengan penuh tanggung jawab.**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *